Abaikan Perintah Dewan, Warga WO Saat Musdes Dana TKD Belt Conveyor PT SI

384
Warga Desa Temandang Kecamatan merakurak Tuban saat Wolk Out (WO) dalam Musdes Sosialisasi TKD yang digunakan Conveyor PT Semen Gresik.

kabartuban.com – Sejumlah warga Desa Temandang Kecamatan merakurak Tuban melakukan Wolk Out (WO)dalam kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) Sosialisasi dana Tanah Kas Desa (TKD)  yang digunakan Conveyor PT Semen Gresik.

Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Desa setempat, awalnya berjalan dengan lancar. Dimana Dasan Ketua BPD yang memimpin jalannya Musyawarah memaparkan permasalahan yang terjadi di Desa, kalau mulai tahun 2009-2017 tidak ada uang sewa yang diberikan oleh pihak Semen Gresik.

Kemudian Pemdes melakukan pertemuan di salah satu rumah makan di Tuban dengan pihak Perusahaan, dengan kesepakatan kalau perusahaan berplat merah ini akan membayar Rp 3 miliar, berupa uang tunai sebesar Rp 1 M lebih dan selebihnya bangunan fisik dan dituangkan dalam berita acara.

Namun ketika pada tahap sesi untuk memberikan tanggapan, ada sebagian warga yang tidak setuju atas kesepakatan itu, dan pihaknya menginginkan untuk seluruh aspek ganti itu dirupakan bentuk uang tunai dan dikirim langsung lewat rekening Desa.

Karena tanggapan tidak di indahkan mereka langsung melakukan Wolk Out keluar forum, sebagai bentuk ketidaksepakatan dari hasil Musdes.

“Kita kecewa dengan Musdes ini, karena apa yang apa yang menjadi pegangan kita berupa hasil rekomendasi Komisi A DPRD Tuban, tidak dianggap bahkan diabaikan atau ditolak, ” ujar Anto kepada awak media, Kamis (31/5/2018).

Lebih lanjut, menurutnya pada Musdes kali ini tidak membuahkan hasil, lantaran rekomendasi dari pertemuan bersama Komisi A pada (16/5/2018) diabaikan oleh pimpinan tertinggi DPRD Kabupaten Tuban.

“Kami menolak, pertemuan kita dengan Komisi A, bahwa uang sewa yang dibayarkan harus cash tidak ada bentuk bangunan fisik dengan kisaran 3 Miliyar lebih,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Temandang, Tinik mengatakan, dalam musdes ini sebagian besar prosentase warga telah menyetujui apa yang disepakati antara Pemdes dengan pihak Semen Gresik dalam berita acara yang dirumuskan pada (27/5/2018) kemarin.

“Sebagian besar yang hadir dalam musdes ini menyetujui berita acara yang berisi penagihan dana Belt Conveyor dirupakan cash dan bangunan fisik,” kata Kades.

Diketahui, dalam musdes dan sosialisasi TKD Belt Conveyor yang diselenggarakan di balai desa setempat itu merupakan lanjutan dari berita acara kesepakatan antara Pemdes dan Semen Gresik yang berlangsung disalah satu rumah makan di Kabupaten Tuban. (Dur) 

Apa Komentarmu?

SHARE