BBK Naik, Harga Sembako Masih Stabil

197
Sejumlah kebutuhan bahan pokok di pasar tradisional yang tak terpengaruh pemerintah menaikan harga BBK .

kabartuban.com – Bahan Bakar Khusus (BBK) mengalami kenaikan yang cukup tinggi mulai per 1 Juli 2018 oleh PT Pertamina (Persero), hal ini belum memberikan dampak siknifikan bagi harga sembako di Pasar.

Jenis BBK yang naik ialah Pertamax dengan harga sebelumnya Rp8.900 menjadi Rp9.500 dan Dexlite Rp10.100 saat ini naik Rp10.700.

Kepala Pasar Baru Tuban  Ngali Rofiq, saat dikonfirmasi mengatakan, Harga sembako di Pasar baru Tuban masih stabil,  belum ada kenaikan yang signifikan pada harga barang yang ada di pasar baru.

“Sampai saat ini,  belum ada kebijakan dari daerah ataupun Pasar mengenai kenaikan BBK ini,” ujar Ngali kepada Kabartuban.com, Kamis (5/7/2018).

Bahkan masih kata Ngali, beberapa bahan pokok mengalami penurunan harga seperti beras IR 64 yang semula Rp 9.200 menjadi Rp9.000, sedangkan untuk gula dari harga awal Rp12.200 menjadi Rp.12.00. Penyebab penurunan harga karena masih ada yang melakukan panen raya.

“Malah ada turun harganya seperti beras dan gula,” tambahnya

Sementara itu, Aziz (55) pedagang sembako di Pasar Baru mengungkapkan, bahan Pokok yang mengalami kenaikan hanya tepung Terigu,  Tepung Tapioka,  dan Telur. Untuk tepung naik pada kisaran Rp 15.000/karung dan telur naik Rp 3.000 dari harga Rp 20.000/kilogram menjadi Rp 23.000/kilogram.

“Belum ada keluhan dari pelanggan mengenai kenaikan beberapa bahan pokok tersebut” terang Aziz.

Selain itu, Hendrik (29) selaku Distributor pangan di Pasar Baru Tuban, mengatakan, sampai saat ini pimpinannya belum memberikan perintah untuk melakukan rapat besar mengenai kenaikan harga bahan pokok.

“Kenaikan mungkin akan terjadi pada akhir bulan ini,” tambah distributor asal Bojonegoro itu.(Dur/Rul)

Apa Komentarmu?

SHARE