Cegah Penyelewengan Dana Desa, Pemkab  MoU Dengan Polres

175
Disaksikan Bupati, Ketua DPRD, perwakilan kejaksaan, Sekda dan Kasdim 0811 Tuban, Kapolres Tuban AKBP Sutrisno HR saat menandatangani MoU di Pendopo Krido Manunggal Tuban.

kabartuban.com – Guna melakukan pencegahan, pengawasan, sistem pengelolaan dan penanganan permasalahan Dana Desa (DD), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban bekerjasama Polres setempat lakukan MoU di Pendopo Krido Manunggal Tuban, Senin (4/12/2017).

“Lewat MoU ini semoga pelaksanaan pembangunan di desa dengan menggunakan Dana Desa semoga semakin baik, mulai dari proses perencanaan kemudian pelaksanaan ini nanti akan ada pengawalan,” kata Bupati Tuban,  H. Fathul Huda dalam sambutanya (4/12/2017).

Saat ini, masyarakat Kabupaten Tuban sudah menikmati hasil dari pembangunan yang menggunakan DD. Menurutnya, pemanfaatan DD di Bumi Wali sudah bagus dan  transparan dalam pengelolaanya.

“Apa yang saya harapkan dengan turunnya DD ini mudah mudahan kedepan bisa baik. Kalau PAD meningkat dengan baik, PBB juga akan baik,” terang Bupati Huda.

Sementara itu Kapolres Tuban, AKPB Sutrisno HR  mengatakan,  MoU pengelolaan dana desa ini merupakan salah satu kerjasama antara Polri dengan 29 Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Dalam kesempatan ini orang nomor satu di Polres Bumi Wali juga memuji perhatian dan komitmen Bupati  Huda dalam pengawasan DD.

“Penggunaan dana desa di masing-masing desa ini sangat besar, satu miliar per desa. Dengan MoU ini menjadi bukti bahwa Bapak Bupati punya komitmen dan keinginan yang kuat untuk bersama-sama memanfaatkan dana desa ini untuk kepentingan masyarakat luas,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini Mantan Kasat Intelkam Polrestabes Surabaya ini juga menjelaskan bahwa penggunaan DD dan hampir separuh lebih dari 200 perkara sedang ditangani oleh kepolisian di seluruh Indonesia.

“Kami berharap, seluruh desa di Kabupaten Tuban tetap menjaga komitmen menggunakan dana desa secara sehat untuk memajukan desa,” harapnya.

Ia juga menjelaskan, perintah Kapolri tentang pemotongan DD di tingkat Kabupaten agar segera ditangkap dan diproses untuk perintah Kapolri.

Sedangkan sampai saat ini, di Kabupaten Tuban sudah ada dua perkara penyelewengan dana desa yang ditangani oleh Polres Tuban, yakni Rujito (33), Kades Talun, Kecamatan Motong pada Tahun anggaran 2015 Ramujo, Kades Sidomulyo, Kecamatan Bancar tahun anggaran 2016, sementara satu kasus di tangani Kejaksaan Negeri Tuban,  yaitu Kasmadi, Kades Cangkring Kecamatan Plumpang pada tahun anggaran 2015.  (Dur) 

Apa Komentarmu?

SHARE