Cetak SPPT Massal, Sekda Apresiasi Inovasi BPPKAD

112

kabartuban.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tuban mengapresiasi kinerja Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Tuban, dengan melakukan pencetakan massal Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) dan Daftar Himpunan Ketetapan Pajak-Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (DHKP-PBB-P2) di awal tahun, Selasa (08/01/2019).

Kegiatan itu menjadi momentum untuk optimalisasi pendapatan di Bumi Wali dan mampu mengoptimalkan SDM, dengan cara pembentukan tim lintas bidang untuk menunjang kinerjanya.

“Ini menjadi awal yang baik, dan semoga tahun 2019 lebih baik daripada tahun sebelumnya,” ungkap Sekda.

Sekda menerangkan pentingnya pemutakhiran data secara berkelanjutan. Di samping itu, juga dapat menerapkan pola-pola dalam pengelolaan pendapatan dari akademisi yang kompeten. Sumber-sumber pendapatan dapat dimaksimalkan untuk menunjang pendapatan daerah.

Selain itu, perencanaan yang disusun BPPKAD dapat dikoordinasikan dengan OPD terkait sehingga dalam pelaksanaan kegiatan dapat memenuhi target-target yang telah ditetapkan. Kedepannya juga akan dilakukan pengawasan dan evaluasi untuk memastikan perencanaan yang disusun berjalan sesuai dengan yang dikehendaki.

“Hal ini sesuai dengan instruksi Bupati Tuban yang mengharapkan bahwa kontrak kerja maupun inovasi harus membawa output,” seru mantan Kepala BAPPEDA Tuban

Sementara itu, Kepala BPPKAD Kabupaten Tuban, Rini Indrawati menjelaskan, jumlah cetak massal SPPT PBB-P2 tahun 2019 mengalami penambahan Obyek Pajak (OP) baru sebanyak 6.772 OP dari 691.686 OP menjadi 698.458 OP. Total pagu sebesar Rp.28,2 milyar, dengan rincian Rp.24 milyar lebih menjadi tanggung jawab kecamatan, dan sisanya Rp. 4,2 milyar lebih menjadi tanggung jawab tim PAD Pemkab Tuban.

“Cetak Massal SPPT PBB-P2 dilaksanakan selama kurang lebih 2 bulan (Januari-Pebruari 2019), sedangkan proses pendistribusian (Dropping) SPPT PBB-P2 ke kecamatan dilakukan secara bertahap dan selesai paling lambat bulan Maret 2019,” jelasnya. Rini menambahkan jatuh tempo pembayaran pada 30 September 2018, terdiri dari 20 kecamatan, 311 desa, dan 17 kelurahan.

Untuk diketahui, jumlah pengajuan Pelayanan PBB-P2 tahun 2018 sebanyak 1.843 Lembar Pengawasan Arus Dokumen (LPAD) dan berkas SPPT Tahun 2018 yang diselesaikan sejumlah 20.541. Jumlah penerimaan pada P-APBD tahun 2018 dari target sebesar Rp. 27, 5 milyar, terealisasi sebesar Rp. 27,9 milyar atau sebesar 101,5 persen. Adapun penerimaan per kecamatan pada 20 Kecamatan untuk PBB-P2 Kabupaten Tuban tahun 2018 telah lunas 100 persen. (Dur/Rul)

Apa Komentarmu?

SHARE