Ciptakan Alat Pendeteksi Natoktika, Siswa SMKN Rengel Wakili Jatim di Tingkat Nasional 

604
Ini alat karya dari siswa-siswi SMKN Rengel Tuban diberi nama "SI PENATOR (Smart Ink Pen Narcotic Inspector)”

kabartuban.com – Dua Siswa dari salah satu SMK di Tuban berhasil menciptakan alat pendeteksi kandungan narkotika dalam makanan dan Minuman.  Alat tersebut diberi nama “SI PENATOR (Smart Ink Pen Narcotic Inspector)” yang berbentuk menyerupai pulpen/ pena yang dirasa sangat cocok untuk diimplementasikan pada generasi mileneial saat ini.

Perancang alat tersebut yakni Miftahul Ghufroni dan Salsadilla Luluk Ariyani dari SMKN Rengel.

Seperti yang disampikan oleh Veronika, guru Kimia SMKN Rengel, pembuatan alat kedua siswa tersebut, berawal dari rasa keprihatinan melihat kasus penyalahgunaan narkoba khusunya dikalangan pelajar, dan makin gencarnya modus pengedaran narkoba pada beberapa makanan dan minuman yang dijual disekolah maupun pasar-pasar tradisonal.

“Tinta tersebut mampu mengikat senyawa kimia khusunya zat narkotika”, tandas Veronika selaku guru Kimia SMKN Rengel, kepada awak media, Senin (3/9/2018).

Lebihlanjut diterangkan, langkah awal yang dilakukan oleh siswanya ini yaitu  melakukan mini research yang dilakukan di Laboratorium IPA SMKN Rengel dan studi literatur tentang kandungan senyawa antosianin  pada ekstrak buah naga dan senyawa kurkumin pada ekstrak kunyit menghasilkan perpaduan campuran cairan yang dijadikan tinta pada alat SI PENATOR.

“Untuk menunjang pemikiran mereka, sehingga kita bersama membuat mini reaserch di Laboratorium IPA di sekolah,” tambahnya.

Selain itu, alat tersebut juga diikutsertakan pada lomba PCTA (Parade Cinta Tanah Air)yang diadakan oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia pada kategori tingkat SLTA sederajat seluruh Indonsesia. lomba ini berfokus pada inovasi,maupun kreativitas generasi muda indonesia dalam menuangkan idenya dalam bentuk esay atau karya ilmiah dengan tema “Wujudkan Generasi Muda Anti Narkoba Dan Cinta Tanah Air”.

“Sosialisasi dilaksanakan  pada selasa (2/5/2018) bertempat di SMAN 1 Tuban, kemudian pengiriman karya ilmiah dengan deadline (20/8/2018), hingga sampai tahap grand final pada Selasa (28/8/2018) kemarin di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur,” tambah Veronika.

Dari sekitar 200 tim yang mendaftar dari seluruh sekolah SLTA se- Jawa Timur diseleksi menjadi 20 tim yang lolos ke babak presentasi final. SMK Negeri Rengel Tuban berhasil menjadi JAWARA mengalahkan 19 tim lainnya dan berhak mewakili provinsi Jawa Timur untuk Lomba PCTA tingkat Nasional di Bandung pada (17/9/2018) nanti.

“Bersaing dengan 20 tim lain memang tidak mudah, apa lagi ini jam terbang pertama kami, namun berkat motivasi guru pembimbing dan do’a seluruh warga sekolah kami bisa menampilkan yang terbaik,“tandas Miftahul Ghufroni selaku ketua Tim.

Asy’ari selaku guru pembimbing memaparkan, Persiapan dalam bimbingan memang dilaksanakan dalam kurun waktu yang singkat, hanya 5 hari kami berpacu dengan waktu, mulai dari studi lapangan, studi literatur, uji lab, pembuatan protipe hingga latihan presentasi.

“Alhamdulillah anak-anak bimbingan kami mampu melewatinya dengan baik dan mampu memaparkan keunikan inovasi karya ilmiah ini hingga dinobatkan menjadi juara 1,” tambahnya

Hasil dari kegitan lomba PCTA Provinsi Jawa Timur tingkat SLTA sederajat: Juara 1 diraih oleh SMK Negeri Rengel Tuban, juara 2 diaraih oleh SMA Negeri 1 Gresik, dan Juara 3 diaraih oleh SMK Swasta Kesehatan Yannas Husada Bangkalan.

”Kami sangat bangga dengan perjuangan anak-anak saat ini sudah menjadi wakil provinsi Jawa Timur yang akan berlaga di level Nasional. Kami akan selalu memberikan support dan tentu saja do’a restu tim kami bisa menampilkan performa terbaiknnya dan selalu membanggkan almamaternya, ” kata Kepala SMK Negeri Rengel, Hidayat Rahman. (Dur/Rul)

Apa Komentarmu?

SHARE