Cuaca Ekstrim Harga Ikan Melonjak

203
Pasokan ikan dari nelayan sepi, para pedagang ikan terpaksa naikan harga.

kabartuban.com – Cuaca Ekstrem yang terjadi beberapa pekan ini, membuat nelayan tak berani berangkat melaut. Akibatnya harga ikan segar mengalami lonjakan harga, di banding hari-hari biasa.

Seperti yang diungkapkan oleh salah satu pedagang ikan di Pasar Keradenan, Kecamatan Palang, Muayadah, pihaknya mengatakan selama musim angin kencang ini, harga ikan naik mulai Rp 5.000 hingga Rp 10.000.

Semula harga ikan Cumi hanya Rp 40 ribu per kilogram, namun saat ini naik, Rp 50 ribu per kilogramnya, ikan Togek dari Rp 20 ribu menjadi Rp 25 ribu, lalu Ikan Krapok semula Rp15 ribu, saat ini mencapai Rp 20 ribu perkilogram.

Kemudian ikan Bawal dari harga semula Rp 25 ribu menjadi Rp 30 ribu, ikan Tongkol dari Rp15 ribu menjadi Rp 20 ribu, ikan tuna juga sana naik sepuluh ribu rupiah dari harga semula Rp 25 ribu, ikan banyar dari Rp 20 ribu menjadi Rp 30 ribu, lalu ikan Kakap harga semula Rp 25 ribu menjadi Rp 40 ribu, dan ikan Krapu dari Rp 20 ribu menjadi Rp 40 ribu, semua harga perkilogramnya.

“Harga naik, yang beli juga sepi, ” ujar Muayadah kepada Kabartuban.com, Jum’at (11/1/2019).

Ditempat lain, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Tuban Ir. H.Amenan mengatakan, kenaikan harga ikan hampir dapat dipastikan terjadi setiap cuaca buruk terjadi. Hal itu disebabkan minimnya tangkapan akibat tidak semua nelayan pergi melaut.

“Hal ini sudah wajar terjadi, Alhamdulillah lah, kalau harga ikan bisa naik. Nelayan diuntungkan gantinya jarang melaut karena cuaca,” kata Amenan. (Dur/Rul)

Apa Komentarmu?

SHARE