Dishub Berencana Usulkan Pelajar Gunakan Angkot

201
Muji Slamet, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tuban.

kabartuban.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tuban, berencana memberlakukan aturan bagi pelajar yang belum cukup umur menggunakan angkutan kota. Rencana tersebut akan diterapkan dengan menggandeng pihak kepolisian dan pihak sekolah agar pelajar yang belum cukup umur atau tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) tidak berkendara melainkan naik angkutan dari dan menuju sekolah.

“Kita akan berkoordinasi dengan pihak sekolah, agar sisiwa yang belum cukup umur atau belum meiliki surat izin tidak mengendarai sepeda motor,” ujar Kepala Dishub Kabupaten Tuban, Muji Slamet kepada Kabartuban.com, Jum’at (10/8/2018).

Menurut mantan Camat Soko ini, langkah tersebut diyakini akan menekan angka kecelakaan lalulintas di jalan yang melibatkan pelajar, juga dapat mengaktifkan kembali angkutan kota yang nyaris tak memiliki penumpang, karena banyak pelajar yang menggunakan kendaraan bermotor sendiri.

“Mungkin salah satu solusi untuk menekan angka laka lantas dengan memperdayakan angkutan umum yang kita miliki untuk mengantarkan mereka ke sekolah, lebih aman dan nyaman,” tambahnya.

Pernyataan tersebut, mendapatkan tanggapan positif dari, paguyuban supir angkutan kota yang kamis (9/8/2018) siang melakukan aksi demontrasi, mereka sepakat jika pelajar kembali menggunakan angkutan dari dan menuju sekolah seperti beberapa tahun lalu, dengan tarif khusus pelajar.

Para sopir juga berharap setelah diterapkan atutan bagi pelajar, pemerintah juga tidak diam saja dengan keberadaan ojek online yang belakangan marak di Kabupaten Tuban
“Kita menginginkan, yang dulu angkutan itu kendaraan yang digunakan pelajar berangkat maupun pulang sekolah, yang hari ini tidak lagi digunakan, karena mereka menggunakan sepeda motor, padahal mereka tidak memiliki SIM, ” terang M. Ikhsan Koordinator aksi. (dur/luk)

Apa Komentarmu?

SHARE