Entas Kemiskinan di Daerah Sekitar Perusahaan

209

kabartuban.com – Terdapat 37 Desa mendapatkan bantuan program Jalan Lain Menuju Mandiri dan Sejahtera (Jalin Matra) Provinsi Jatim. Dari total desa yang mendapat bantuan, rupanya beberapa rumah tangga sangat miskin ada di desa yang berada di wilayah perusahaan besar di Kabupaten.

Dari jumlah tersebut, ada 18 desa yang menerima salah satu prorgram dari provinsi ini, yakni Bantuan Rumah Tangga Sangat Miskin (BRTSM).

Kepala Bidang Pemberdayaan dan Kelembagaan Masyarakat Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan KB Kabupaten Tuban, Soesilo saat dikonfirmasi mengatakan program dan alokasi dana itu, murni dari Pemprov Jatim. Namun, dari Pemkab hanya di beri kewengan untuk mengajukan, desa mana saja yang berhak mendapatkan bantuan tersebut.

“Alokasi dan tempat itu kewengan ada pada provinsi, kita hanya mengusulkan saja,” ujar Soesilo usai kegiatan sosialisasi Jalin Matra 2018 di Gedung Koppri Kabupaten Tuban, Selasa (10/4/2018).

Menurutnya, Desa yang dipilih Pemprov untuk mendapatkan bantuan tersebut, dilihat dari perhitungan Desil yang tingkat kesejahteraan terendah, yakni desil 1 dengan kelompok antara 10-20% terendah dan desil 2 kelompok antara 20-30% terendah dan seterusnya.

“Program tersebut di fokuskan di daerah desil satu dan dua mas” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas dan Protokol, Setda Kabupaten Tuban, Rohman Ubaid mengatakan, selama ini program pengetasan kemiskinan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tuban, sudah mengklasifikasi menjadi empat. Dari masing-masing sudah dirumuskan di Bappeda sesuai dengan nama dan KK.

“Jadi sudah kita petakan sesuai dengan desil dan penanganan akan di ambil,” sambungnya.

Mantan camat Jenu ini menyebutkan beberapa program untuk mengatasi masalah klasik yang terjadi di Bumi Wali. Progam desil satu akan melakukan pemberdayaan ekonomi kepada usia yang produktif.

Kemudian yang sudah tidak produktif ada dua cara yang akan dilakukan, yakni memberikan bantuan hibah ternak, seperti ayam, kambing dan sapi atau sebagainya, sedangakan cara yang kedua untuk lanjut Usia (Lansia) yaitu dengan memberikan santunan.

“Kalau dari daerah, lewat Dinas Sosial sebesar Rp200 ribu dan dari Baznas Kabupaten Rp300 ribu perbulannnya,” terangnya.

Sedangkan untuk program dari perusahaan selama ini yang dilakukan untuk mensejahterahkan warga terdampak, dengan program CSR-nya diperuntukan menunjang infratruktur di desa ring satu untuk tahun 2018 kebawah, sedangakn untuk tahun ini diarahkan untuk pemberdayaan masyarakat seperti pelatihan dan sosial lainya.

“Kalau tahun ini, kita fokuskan untuk perusahaan lebih di tekankan unuk pemberdayaan masyarakat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, 18 desa yang mendapatkan Bantuan Rumah Tangga Sangat Miskin (BRTSM) program Jalin Matra diantaranya, Desa Padasan, Tengger Wetan, Margomulyo, Mliwang, Trantang dan Wolu Tengah yang masuk Kecamatan Kerek.

Sementara dikecamatan Merakurak pada Desa Pongpongan, Sembungrejo, Sendanghaji, Sugihan dan Desa Temandang, sedangkan di Kecamatan Jatirogo ada tiga Desa yakni Ketodan, Ngepon dan Wangi.

Kemudian di desa Beringin yang masuk wilayah Kecamatan Montong, dan Kecamtan Jenu ada pada Desa Suwalan, serta yang terakhir di kecamatan Palang, ada Desa Cepokorejo dan Leran Kulon. (Dur)

Apa Komentarmu?

SHARE