Gelar Aksi Di Depan Mapolres, PMII Tuding Banyak Oknum Calo SIM

kabartuban.com – Belasan Mahasiswa yang mengatasnamakan diri Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Tuban, menggelar aksi di depan Mapolres Tuban, Senin (18/11/2019).

Mereka beranggapan banyak oknum kepolisian yang melakukan praktek penyaloan, kepada masyarakat yang ingin lulus mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Musthofatul Adib Ketua Umum PMII Tuban, didalam Peraturan Kepolisian Nomor 9 tahun 2012 menyebutkan, SIM merupakan komponen wajib yang harus dimiliki setiap mengendara bermotor, baik roda dua maupun empat. Sehingga, tidak sembarangan orang yang bisa lolos dan memiliki SIM, karena berdasarkan kompetensi.

Data yang didapatkan, ketika pihaknya duduk di masjid dalam Polres, menemui masyarakat yang mengeluh terkait sulitnya membuat SIM. Namun, ada beberapa warga yang dengan mudahnya tanpa menggunakan tes, dan membayar Rp650 bisa lulus dan mendapatkam SIM.

“Maka tidak sembarangan warga yang punya SIM, harus melalui beberapa tes kompenennya. Lah sedangkan, dari tim eksternal yang mengadvokasi warga yang ingin membuat SIM, ada dari oknum yang menawarkan dengan membayar Rp650 ribu bisa lulus dan mendapatkan SIM,” kata Adib kepada awak media.

Padahal, pria yang beralamatkan Kecamatan Soko ini menambahkan, Peraturan Pemerintah No. 60 tahun 2016 teng jenis dan tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) bahwa, biaya pembuatan SIM A sebesar Rp120.000 dan SIM C Rp100 ribu.

“Polres harus segera membasmi calo yang telah membodohi masyarakat,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono menyebutkan, tidak akan segan-segan akan melakukan tindakan tegas bagi oknum anggotanya yang melakukan praktik calo, jika hal tersebut terbukti. Namun, selama Kapolres kelahiran Bojonegoro ini menjabat selama satu tahun tujuh bulan, belum menemukan hal tersebut.

“Padahal kita mendapatkan penghargaan WBK dengan pelayanan masyarakat dengan nilai A. Kami tidak mau menyiderai itu. Makanya, kalau memang ada anggota yang melakukan itu, sebutkan namanya, langsung akan saya tindak,” katanya.

Data yang diperoleh kabartuban.com, dari Satlantas Polres Tuban, Sampai dua minggu terakhir, ada sekitar 255 buah SIM yang telah dikeluarkan untuk masyarakat yang telah dinyatakas lulus tes, dan berhak mendapatkannya. (Dur)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close