Jalan Dalam Kota Banjir, Drainase Buntu Diduga Jadi Pemicu

254
Hujan lebat tak sampai satu jam yang membuat sejumlah titik jalan di kota tuban terendam banjir.

kabartuban.com – Sejumlah titik di dalam kota Tuban banjir setelah diguyur hujan lebat yang terjadi kurang dari satu jam. Banjir membuat pengendara kendaraan utamanya roda dua harus ekstra hati-hati, sebab hal ini bisa saja menghempas pengendara moror hingga jatuh, karena derasnya air yang mengalir, Senin (13/11/2017).

Dari pantauan kabartuban.com, di perempatan Polres Tuban, Jalan dr Wahidin Sudiro Husodo, Jalan Pramuka, Jalan Diponegoro dan kawasan Patung Letda Sucipto penuh dengan tumpahan air hujan, hal ini membuat para penguna jalan ekstra hati-hati.

Menurut Citro, pengguna jalan, Warga Prunggahan, Kecamatan Semanding, Tuban, banjir seperti ini biasa terjadi, sebab drainase sudah tidak mampu menampung air hujan yang datang dari dataran yang lebih tinggi di selatan kota.

“Airnya dari selatan, tadi kawasan patung Letda sucipto juga banjir,” Kata Citro, saat berteduh di Kantor Balai Wartawan.

Citro juga memilih berhenti karena air di jalan cukup deras, dirinya khawatir, derasnya air akan menghempaskan motor yang ia kendaraai.

“Berteduh dulu, ini mau pulang,” terang pria setengah baya yang mengenakan seragam pegawai daerah ini.

Sementara itu, seorang wanita pengendara sepeda motor sempat terjatuh saat melintas di perempatan, dr Wahidin – Pramuka. Pengendara motor dari arah barat itu terhempas derasnya air dari arah selatan Jalan Pramuka, hingga motornya terguling.

Ibu ne tadi dari barat, jatuh karena kendaraanya didorong air,” terang Warsoni yang menolong ibu yang juga pegawai Pemkab Tuban ini.

Sementara itu kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Kabupaten Tuban, Sumarno saat dikonfirmasi mengatakan, drainase di dalam kota sudah dibersihkan dari sampah waled dan matrial pendangkal drainase lainya, namun karena derasnya hujan membuat debit air tidak tertampung hingga akhirnya meluber di jalan raya.

“Karena terlalu deras hujannya mas, jadi drainase gak mampu menampungnya. Padahal sampah waled sudah dibersihkan sebelum hujan kemrin,” kata Sumarno. (Luk)

Apa Komentarmu?

SHARE