Panen Melimpah, Harga Garam di Tuban Terjun Bebas

320
Sunjoto, salah satu petani garam asal Desa Pliwetan, kecamatan Palang, mengumpulkan hasil produksinya dipinggir area tambahnya.

kabartuban.com – Melimpahnya produksi garam di Kabupaten Tuban, ternyata tidak berbanding lurus dengan pendapatan yang diterima petani, sebab melimpahnya produksi musim ini membuat harga garam anjlok hingga Rp850 per kg.

Salah satu petani garam, Suhad (52) menuturkan, awal bulan kemarin, harga garam rakyat masih berada di Rp 2.000 per kilogram, kemudian pekan lalu turun Rp 1.200 dan saat ini menjadi Rp 850 per kilogram.

“Ya hampir setiap minggu harga garam rakyat turun. Harga tersebut benar-benar tidak layak,” katannya, Selasa (23/8/2018).

Suhad juga mengungkapkan, harga garam saat ini terjun bebas karena sudah memasuki masa panen sejak awal bulan ini, sehingga produksi garam banyak.

“Situasi begini kan menunjukkan bahwa garam kita sebenarnya melimpah,” tambah Suhad.

Oleh sebab itu, pria yang telah puluhan tahun menggeluti garam berharap pemerintah lebih baik membantu supaya harga kembali stabil. Karena menurutnya, harga yang layak minimal Rp 2.000 per kilogram.

“Kami harap harga kembali normal seperti awal masa panen (awal Juli). kasihan petani garam apabila harga terus anjlok,” tukasnya

Senada juga dikatakan oleh Sunjoto, warga setempat, sampai saat ini petani garam ini sudah memanen sebanyak enam kali. Sekali panen menghasilkan 5 ton garam bersih yang langsung dibeli oleh tengkulak yang berada di sekitar tambak.

“Kalau milik saya, yang tidak menggunakan alas plastik di hargai perkilo Rp1.000, dan jika tidak menggunakan lapisan harganya Rp9.00 per kg, semoga tidak turun lagi mas,” katanya. (Dur/Rul)

Apa Komentarmu?

SHARE