Pelaku Pengrusakan Masjid, Diduga Karena Depresi

2828

kabartuban.com – Ahmad Falih ( 40) warga Desa Karangharjo, kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang melakukan pengerusakan di Masjid Baiturrohim, Kelurahan Kingking, Kecamatan Tuban, Selasa (13/2/2018) dini hari.

Falih yang datang bersama keluarga, yakni satu mobil Inova berwarna putih dengan nopol H-8697-JQ sebenarnya satu hari sehari (12/2/2018) sebelum kejadian itu sudah ada di Tuban, sekitar pukul 14.00 Wib. Kedatangan mereka berniat bertemu dengan KH. Ahmad Muhammad Ainul Yaqin untuk berniat mencari obat.

“Jadi pelaku datang sehari sebelumnya, ketika menjelang Magrib mereka keluar, dan waktu sholat Isya kembali ke halaman masjid,” kata Waka Polres Tuban, Kompol Teguh Priyo Wasono kepada kabartuban.com.

Pada saat mengerjalakn sholat isya, Ahmad Falih membuat shaf sendiri. Pada pukul 01.00 WIB, salah seorang warga bernama Muhammad  mendatangi pelaku dengan berniat untuk menayakan apa tujuannya datang ke masjid.  Namun yang bersangkutan  malah melakukan pemukulan kepada sehingga Muhammad lari keluar masjid untuk memberitahukan kepada warga lainnya.

“Jadi ketika di tanya warga dia sempat memukul, dan warga keluar berteriak untuk meminta pertolongan,” tambah Waka Polres Tuban.

Mendengar adanya suara pecahan kaca tersebut, warga sekitar Masjid mulai berdatangan dan meneriaki pelaku untuk mengehentikan perbuatannya tersebut, namun dijawab oleh pelaku bahwa siap untuk mati.

”Pelaku melakukan pengerusakan dengan menggunakan tangan dan kakinya, karena dimungkinkan mengalami depresi,” terangnya.

Untuk mengetahu kepastian pelaku mengamali gangguan jiwa, saat yang bersangkutan dibawa ke Surabaya untuk dilakukan pemeriksaan kejiwaanya.

Diberitakan sebelumnya, Masjid yang berdampingan dengan gereja diserang oleh orang  asal Kecamatan Kragan Jawa Tengah, terdapat tujuh kaca jendelan pecah dan pintu masjid rusak.(Dur)

Apa Komentarmu?

SHARE