Pembangunan Kilang Minyak, Akan Berikan Manfaat Besar Bagi Masyarakat

662
Kadek Ambara Jaya, Project Coordinator NGRR Tuban saat memberikan pemaparan dalam diskusi publik di Rumah Makan Gg.Guest Resto Tuban.

kabartuban.com – Pembangunan kilang minyak di wilayah Kabupaten Tuban, diyakini akan mendapat manfaat atau dampak yang besar bagi warga masyarakat sekitar, selain tenaga kerja yang menjadi acuan, juga perputaran ekonomi rakyat akan meningkat.

Hal tersebut di sampaikan Kadek Ambara Jaya, Project Coordinator NGRR Tuban dalam diskusi publik di Rumah Makan Gg.Guest Resto Tuban yang diikuti 50 peserta, dari semua kalangan, baik Mahasiswa maupun organisasi lainnya.

Melihat pembangunan kilang minyak di wilayah Balongan Indramayu, yang sebelumnya sepi, saat pertumbuhan ekonomi sangat meningkat, bahkan hampir menyerupai Bandung, hal itulah yang menjadi salah satu acuan pembangunan kilang di Kabupaten Tuban.

“Dengan nilai Investasi 15 Miliar Dolar, sebuah nominal yang fantastis untuk di modali sendiri, tanpa shearing dengan yang lainnya,” kata Kadek Ambara Jaya pada awak media, Sabtu (26/1/2019).

Melihat, gaya hidup orang Indonesia yang konsumtif yang harus dirubah, dengan mendukung kemandirian energi. Caranya salah satunya dengan membangun kilang. Selain, meminimalisir biaya juga bisa bermanfaat bagi masyarakat Tuban.

“Produksi kita hanya 1000 barel per hari, sementara kebutuhan 1500 barel,” tambahnya.

Sementara pajak minyak dan gas Rp 63 Miliar untuk Kabupaten Tuban, data tersebut di ambil pada 17 Desember 2018.

Doni Ariantho, Manejer Senior Humas, SKK Migas, dalam paparanya mengatakan, sesuai Pasal 33 UUD 1945 menyebutkan, Migas sebagai sumber kekayaan alam, yang menyangkut hajat hidup orang banyak, dikuasai Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

“Itu menjadi dasar kita mengelola Migas, makanya dengan ini, kita berharap kemandirian energi bisa kita rasakan bersama, dan rakyat menjadi sejahtera,” sambungnya. (Dur/Rul)

Apa Komentarmu?

SHARE