Pemkab Belum Bisa Beri Sanksi Kades Kablukan

358

kabartuban.com – Pemerintah Kabupaten (Tuban) Tuban dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintah Desa (Dispemas) dan Keluarga Berencana (KB), belum bisa melakukan tindakan apapun kepada salah satu Kepala Desa di Kecamatan Bangilan, setelah kasus Ujaran kebencian kepada Organisasi Kemasyarakatan Nahdlatul Ulama (NU) di salah satu akun YouTube.

Kasi Peningkatan Kapasitas Aparat dan Lembaga Pemerintahan Desa, Dispemas dan KB, Suhut saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya belum memberikan tindakan, karena instansinya belum mendapatkan surat keterangan yang menunjukkan kalau Kades Kablukan itu, memiliki gangguan jiwa.

“Kita kesulitan, karena dasar untuk memberikan tindakan harus ada, sedangkan sampai saat ini belum kita menerima,” ujar Suhut, Kasi Peningkatan Kapasitas Aparat dan lembaga Pemerintahan Desa, Dispemas dan KB kepada Kabartuban.com, Sabtu (2/2/2019).

Senada juga diungkap Camat Bangilan, Deny Susilo saat dikonfirmasi pihaknya tidak punya hardcopy/salinan hasil pemeriksaannya. Namun pihaknya akan berkonsultasi ke Dinpemas KB terkait hal itu.

“Karena tidak punya dasarnya, kita konsulkan ke pak Kabid Pemdes dalam waktu dekat,” sambungnya.

Sebelumya Polres Tuban pada beberapa bulan yang lalu, pernah menyatakan dalam Pres rilis, kalau Kades Kablukan telah di nyatakan memiliki gangguan jiwa dan sudah mengantongi atau mendapatkan surat keterangan dari Rumah Sakit Jiwa, dan tembusan surat itu akan diberikan ke Intansi terkiat.

Sementara sampai saat ini Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono, belum membalas pesan singkat yang dikirim Media ini sejak pukul 09.15 WIB. (Dur/Rul) 

Apa Komentarmu?

SHARE