Persatu Berhasil Lolos ke Babak 32 Besar Liga 3 

1218
Insiden kecil ditengah lapangan yang mengantarkan Persatu lolos masuk babak 32 besar Liga 3 tahun ini.

kabartuban.com – Persatu Tuban berhasil lolos ke babak 32 besar Nasional Liga 3 2018. Hasil ini didapat Laskar Ronggolawe -julukan Persatu Tuban- usai mengalahkan tamunya Persip Pekalongan dengan skor akhir 1-0, Minggu (7/10/2018).

Keberhasilan ini disambut suka cita. Setelah peluit panjang ditiup tanda usainya pertandingan, para pemain merayakannya dengan sujud syukur. Ribuan suporter yang memadati Stadion Loka Jaya pun bergemuruh.

“Pertandingan yang panas, namun kami bersyukur bisa meraih poin,’’ ujar pelatih Persatu Tuban, Edy Sutrisno, usai pertandingan.

Selama pertandingan sendiri pun berlangsung cukup menegangkan. Kubu tuan rumah dan penonton sempat dibuat waswas. Namun hal tersebut tidak berlangsung lama. Sebuah kemelut di kotak terlarang, berhasil dimanfaatkan Ahmad Nuril Mubin di menit 31. Sepakan keras gagal ditepis kiper Persip Pekalongan Aptizal Kamal. Skor 1-0 untuk tuan rumah bertahan hingga babak pertama usai.

Pada babak kedua, tim kesayangan masyarakat Tuban ini pun langsung mengambil inisiatif serangan. Namun, berkali-kali kombinasi serangan Edy Winarno dan Ahmad Nuril Mubin berhasil digagalkan barisan pertahanan Persip Pekalongan.

Tensi pertandingan makin memanas. Karena momen pertarungan ini sebagai awal salah satu tim bisa memastikan diri lolos. Pertandingan bahkan sempat terhenti, karena Iwan Wahyudi kapten tim tamu melakukan pemukulan terhadap Edy Winarno di menit 85.

Adu jotospun tak terelakan, bahkan official dan pelatih kedua timpun juga melakukan adu mulut, setelah dihentikan selama hampir 15 menit, pertandingan.

Meski meraih kemenangan, Edy mengaku belum cukup puas atas permainan anak asuhnya. Apalagi, Dhanu Rosade dkk dinilai kurang tenang dan santai dalam memainkan bola.

“Masih banyak kekurangan, ini harus kami perbaiki sebelum babak 32 besar liga nasional bergulir,” jelasnya.

Sementara pelatih Persip Pekalongan Inyong Lolobulan saat dikonfirmasi enggan berkomentar terkait insiden kerusuhan itu. Hanya terucap berterima kasih pada tuan rumah dan panitia pelaksana.

“Kami berterima kasih kepada Tuan rumah dan Panpel, kita kalah,” katanya.

Dalam pertandingan tersebut ada empat kartu kuning yang dikeluarkan wasit Cholid, masing-masing dua untuk kedua tim, sedangkan satu kartu merah di berikan kepada tim tamu. (Dur/Rul) 

Apa Komentarmu?

SHARE