Persempit Ruang Penyalahgunaan Narkoba di Bumi Wali

131

kabartuban.com –  Upaya pencegahan terhadap penyalagunaan narkoba terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Tuban. Salah satunya dengan menyisipkan materi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) kepada 75  Khatib atau pendakwah dari 20 kecamatan di Tuban, di ruang rapat Setda lantai 1.

Ketua panitia, Chusnul Yaqin menjelaskan tujuan dari diadakannya kegiatan ini adalah untuk mempersempit ruang gerak peredaran dan penyalahgunaan obat terlarang. Dengan penyampaian informasi bahaya narkoba  diharapkan para khotib dapat menyebarluaskan sebagai bahan tambahan materi ceramah.

“Tidak ruang yang kami berikan untuk narkoba beredar Kamis (29/11/2018).bebas di bumi wali, maka kita gelar kegiatan ini,” ujar , Chusnul Yaqin dalam sambutannya.

Sementara, Asisten Pemerintahan Sekda Kabupaten Tuban, Joko Sarwono menyatakan, pada tahun 2015, Pemkab Tuban menetapkan  sebagai tahun darurat narkoba. Tercatat sekitar 4,5 juta pemuda menjadi pengguna narkoba yang tidak bisa direhabilitasi. Jumlah tersebut merupakan 2 persen dari total pengguna narkoba di dunia.

“Kami titip pesan, tentang bahaya narkoba untuk disampaikan saat berdakwah kepada masyarakat,” ujar Joko Sarwono, yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kebangpol) Kabupaten Tuban,

Joko menjelaskan bahwa eksistensi Kesbangpol sebagai fasilitator pelaksanaan P4GN berfungsi untuk membentengi generasi penerus bangsa dari bahaya narkoba dalam menyongsong bonus demografi di tahun 2030. Sehingga generasi muda Indonesia khususnya Kabupaten Tuban agar tetap sehat dan tetap berprestasi terhindar dari lost generation.

“Di 2030 usia produktif indonesia yang meilimpah, maka perlu diberikan pemahaman bahaya narkoba sejka dini,tentu lewat informasi yang kami titipkan kepada khotib,” tambahnya. (Dur/Rul)

Apa Komentarmu?

SHARE