Pertamina EP Support Kegiatan Silat di Kecamatan Bangilan

176
Para atlet pencak silat asal Kecamatan Bangilan bersama Muspikan setempat saat foto bersama sebelum pemberangkatan ke Kampus ITS Surabaya.

kabartuban.com – Mengawali tahun 2018 PT Pertamina EP Asset 4 Cepu Field, memberikan dukungan pada Centra Tempa Silat di Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban yang merupakan salah satu Kecamatan memiliki ikatan persaudaraan silat lebih dari 10 perguruan silat.

“Kami merasa senang bisa berpartisipasi ikut mendukung upaya pelestarian budaya bangsa dalam hal ini olahraga Pencak Silat yang memang warisan Budaya Indonesia dalam ajang Kejurprov di Kampus ITS Surabaya,” kata Pandjie Galih Anoraga, Government & PR Assistant Manager PT Pertamina EP.

“Kami melihat potensi dari anak – anak muda di Bangilan yang perlu diarahkan ke sesuatu yang benar. Salah satunya adalah kegiatan Silat ini.”, sambung Mujoko Sahid Tokoh Masyarakat Bangilan (02/01/18).

Lebih lanjut, Mujoko Sahid menambahkan bahwa anggota yang berangkat bertanding ke ITS Surabaya total sekitar 51 orang yang terdiri dari 41 orang peserta dan 10 orang official. Dari 41 orang yang ikut ini merupakan gabungan dari Kabupaten Tuban, Magetan, Bojonegoro dan Lamongan.

“Bergabungnya pesilat lintas daerah di satu wadah Bangilan ini kami berharap menginspirasi seluruh pihak untuk bersatu menjaga NKRI”, ujar Mujoko Sahid.

Senada dengan Mujoko Sahid, Muspika Kecamatan Bangilan yang turut hadir dalam prosesi pemberangkatan peserta silat ke pertandingan tingkat Provinsi Jawa Timur di Kampus ITS Surabaya juga menyatakan bahwa melalui silat ini berarti turut melestarikan kebudayaan asli Indonesia.

“Saya harapkan adik – adik yang akan bertanding di ITS Surabaya bisa membawa nama baik Kecamatan Bangilan khususnya dan Kabupaten Tuban umumnya. Serta menjunjung tinggi Fairplay”, ujar Maftuchin Riza, Camat Bangilan.

Sementara itu, Budi Santoso, Kapolsek Bangilan yang turut hadir dalam prosesi pemberangkatan menambahkan bahwa prestasi Silat ini perlu dijadikan modal untuk masa depan yang lebih baik seperti misalnya untuk mendaftar sebagai aparat TNI maupun Polri.

Dalam kesempatan yang sama, Sudaryono, Danramil Bangilan juga menyampaikan perlunya sikap profesional dalam bertanding agar menjadi atlet silat profesional nasional berkelas dunia.

“Jadikan keahlian adik – adik dalam olahraga silat ini sebagai modal positif untuk mas depan yang lebih baik”, kata Sudaryono. (kh)

Apa Komentarmu?

SHARE