Produsen Arak di Gesing, Rela Pinjam Uang Kerabat Untuk Modal

kabartuban.com – Petugas Gabungan Satpol PP, TNI dan Polri baru saja mendapatkan tangkapan pabrik pembuat Minuman Keras ( Miras) jenis arak yang lumayan besar. Minuman haran itu di produksi di bekas rumah makan di Desa Gesing, Kecamatan Semanding, pinggir Jalan Nasional, Selasa (2/7/2019).

Namun ada yang begitu memprihatinkan, produsen arak Suyono (30) warga setempat ini, rela meminjam modal awal demi bisnis minuman haram ini.

“Pinjam keluarga Rp10 juta untuk modal awal, sisanya yang Rp20 juta hasil dari produksi,” kata Suyono saat di introgasi Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono.

Setiap harinya, Suyono bisa memproduski ratusan arak jadi, dari dua drum baceman yang ia masak. Hasilnya diambil oleh pembeli dilokasi pabrik yang berasal dari Kabupaten Bojonegoro. Satu karton yang berisi 12 botol yang berisi 1,5 liter ini, ia jual seharga Rp300 ribu.

“Kalau sembilan dus saya dapat Rp2,8 juta,dan diambil di tempat,” tambahnya.

Ia beralasan menjual dan memproduksi minuman ini, untuk membiayai adiknya yang masih sekolah, dan biaya obat bapaknya yang sedang sakit struk.

Sementara itu, Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono menuturkan, dari penggrebekan ini, 33 drum atau 6.600 baceman bahan pembuatan arak dan 1.000 lebih arak siap edar, serta beberapa alat pembuatan arak lainnya diamankan petugas.

“Ini produsksinya lumayan besar, hingga ratusan liter arak, omzetnya sebulan minimal Rp10 juta,” sambungnya.

Untuk mempertanggujawabkan perbuatannya, Pelaku dijerat Undang-undang, nomor 18 tahun 2012 , tentang Pangan ,paasal 204 jo pasal 135 jo 71, dan 140 jo 86 ayat, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. (Dur)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close