Puluhan Perahu Nelayan Tengelam, Satu Orang Tewas

625
Para nelayan ketika menyelamatkan Perahunya dari ganas gelombang ombak besar di pantai utara Tuban.

kabartuban.com – Gelombang ombak besar menerjang puluhan perahu milik para nelayan pada empat Desa di Kecamatan Tambakboyo. Tidak sedikit perahu milik para nelayan ini terbalik dan tenggelam di kawasan laut utara Kabupaten Tuban, Kamis (11/1/2018).

Informasi yang berhasil dihimpun kabartuban.com di lapangan, terbaliknya perahu tersebut, terjadi sekitar pukul 08.00 Wib pagi tadi. Yang mana pada saat para nelayan akan pulang dan menyadarkan perahunya di kawasan pesisir pantai desa setempat.

“Kejadian perahu yang karam tadi, ketika perjalanan pulang mas,” kata Suhada, salah satu nelayan asal Desa Pabean, Kecamatan Tambakboyo, Tuban yang perahunya ikut tenggelam.

Nelayan lainnya,  Sohib (26) asal Desa yang sama juga menerangkan, saat kejadian, ketinggian ombak mencapai sekitar 4 meter dan seperti menggulung dan menerjang sejumlah perahu yang belum sampai di pinggir.

“Perahu yang karam lumayan banyak mas, milik nelayan Desa Tambakboyo, Pabeyan , Sobontoro dan Gadon,” tambahnya.

Gelombang datang secara dadakan itu membuat puluhan perahu tidak bisa di selamatkan. Sejumlah nelayan yang berada di perahu langsung ikut tenggelam dan berusaha menyelamatkan diri.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, Joko Ludiyono peristiwa tersebut karena cuaca ekstrem yang tiba-tiba datang, dan nelayan pun tidak bisa mengantisipasi gejolak alam yang terjadi, akibatnya beberapa orang menjadi korban keganasan gelombang besar itu.

“Tiga yang orang mengalami luka dan dirawat di Puskesmas setempat, satu orang di rujuk ke RSUD dr. R. Koesma Tuban, dan satu orang tewas ketika di rawat di Rumah Sakit,” kata Joko.

Para nelayan yang menjadi korban diantaranya, Rasmidi (54) Desa Kenanti, Kiki (21) asal Desa Gadon, keduanya di rawat di Puskesmas Tambakboyo, kemudian Jumadi (32) warga Desa Sobontoro yang di rujuk Ke RSUD, dan Wahono korban yabg meninggal ketika menjalani perawatan di RSUD.

Pihaknya juga menghimbau kepada seluruh para nelayan di kawasan pantai utara Tuban, agar selalu waspada dan jangan melaut dulu sampai cuaca ekstrem ini reda.

“Kami himbau jangan berangkat melaut dulu, sampai kondisi laut tenang,” Pungaks Joko Ludiyono. (Dur)

Apa Komentarmu?

SHARE