Wabup Kunjungi Balita Diduga Keracunan Massal

225
Wakil Bupati Tuban, Ir Noor Nahar Hussain, M.Si saat mengunjungi para korban keracunan makanan di RSUD dr. Koesma Tuban.

kabartuban.com – Wakil Bupati Tuban, Ir H Noor Nahar Hussain, M.Si mengunjungi korban yang diduga keracunan makanan dari Kecamatan Palang di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr.R. Koesma Kabupaten Tuban.

Kunjungan orang nomor dua di Bumi Wali ini, untuk memastikan  secara langsung kondisi pasien yang diduga kerancunan setelah menyantap makanan pada kegiatan Posyandu di Desa Gesikharjo bersamaan dengan acara penilaian Lomba program andalan PKK Kabupaten,  kemarin Senin (12/3/2018) sore.

“Ini kita memastikan kondisi terakhir para balita yang menajdi korban keracunan, dan Alhamdulilah sudah  banyak yang membaik, bahkan juga sudah ada yang boleh pulang,” ujar Wabup Tuban saat ditemui disela-sela kunjungan di RSUD Tuban, Selasa (13/3/2018).

Pihaknya belum bisa memastikan penyebab dari keracunan itu. Karena masih menunggu dari hasil laboratorium seminggu kedepan dari sampel makanan dan muntahan yang diambil dari para korban.

“Masih kita cari penyebabnya dan akan segera kita evaluasi, namun masih menunggu hasil dari laboratorium dulu,” tambah Ketua Tanfidz DPC Partai Kebangkitan Bangsa ini.

Pihaknya berharap kejadian tersebut tidak terulang kembali, karena Posyandu merupakan wadah untuk mensosialisasikan gerakan hidup sehat di masyakarakat dan itu program secara nasional.

“Semoga kedepan tidak terulang, dan ini menjadi pelajaran buat kita,” harapnya

Semnetara itu, Plt Kepala Dinas kesehatan Kabupaten Tuban, Endah Nurul Komariyati saat dikonfirmasi hasil dari  Surveilans Epidemiologi yang dilakukannya belum keluar, masih menunggu sekitar seminggu, karena dibiakan terlebih dahulu dengan dua tahap, media pertama selasa 4 hari dan media kedua tiga hari. Namun  indikasi sementara dikarenakan oleh Bakteriologi.

“Karena keluhannya muntah-muntah jadi inkasi sementara itu, melihat dari proses masaknya  berbeda tempat, jadi kader satu masak sayur, nasi dan lain sebagianya,” terang dr. Endah Nurul Komariyati.

Ditempat yang sama Orang tua balita ketika ditanya pada saat acara, ia diberi konsumsi makanan sekitar pukul 10.00 Wib dan di makan oleh anaknya pada pukul 11.00 Wib, selang beberapa jam anaknya mengeluh perutnya sakit , mual dan lemes badanya.

“Kemarin setelah mual, anak saya langsung tak bawa ke Puskesmas dan di rujuk kerumah sakit, Alhamdulilah ini sudah tidak mual lagi,” kata Indah wati

Informasi yang berhasil dikumpulkan kabartuban.com , dari 16 orang dirawat di RSUD Tuban, tiga pasien sudah boleh pulang, sedangkan yang mendapat perawatan di RS Medika Mulia sudah kembali ke rumah masing-masing, jumlah keseluruhan korban sebanyak 22 orang.  (Dur)

Apa Komentarmu?

SHARE