Home HEADLINE Tiga Barongsai Semarakkan Imlek di Kwan Sing Bio Tuban, Warga Padati Area...

Tiga Barongsai Semarakkan Imlek di Kwan Sing Bio Tuban, Warga Padati Area Klenteng

6

kabartuban.com – Suara tabuhan tambur menggema, disusul sorak sorai pengunjung yang memadati halaman Klenteng Kwan Sing Bio, Tuban, Selasa (17/2/2026). Tiga barongsai tampil enerjik, meliuk dan meloncat lincah, menyambut perayaan Tahun Baru Imlek dengan penuh semangat.

Sejak pagi, ratusan warga sudah berdatangan untuk menyaksikan pertunjukan tahunan tersebut. Salah satu tim barongsai diketahui berasal dari Cepu, Jawa Tengah. Atraksi yang ditampilkan tak hanya menghibur, tetapi juga menyedot antusiasme masyarakat dari berbagai kalangan.

Menurut Liana, staf Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban, mengaku bersyukur atas tingginya partisipasi warga tahun ini.

“Kami sangat senang karena pengunjung yang datang cukup banyak. Sepertinya tahun ini lebih meningkat dari tahun kemarin,” ujarnya.

Menurutnya, barongsai bukan sekadar tontonan. Dalam tradisi Tionghoa, barongsai merupakan hewan mitologi yang dipercaya sebagai simbol pembawa rezeki dan keberuntungan.

“Barongsai ini sebetulnya hewan mitos, tetapi dipercaya bisa mendatangkan rezeki,” jelas Liana.

Pertunjukan digelar dalam dua sesi, yakni pukul 09.00–11.30 WIB dan dilanjutkan pukul 14.00–16.00 WIB. Setiap sesi dipenuhi pengunjung yang tak ingin melewatkan momen spesial tersebut.

Di sela-sela pertunjukan, salah satu warga Tuban, Suryanto (35), mengaku rutin datang setiap perayaan Imlek di Kwan Sing Bio.

“Saya hampir tiap tahun datang. Suasananya selalu meriah dan berbeda. Anak-anak juga senang lihat barongsai, jadi sudah jadi agenda keluarga,” katanya.

Bagi warga, perayaan Imlek di klenteng terbesar se asia tenggara itu, bukan hanya milik umat tertentu, tetapi menjadi bagian dari kebersamaan masyarakat Tuban. Kehangatan dan toleransi terasa kuat di tengah keramaian.

Liana berharap, ke depan klenteng tidak hanya ramai saat perayaan, tetapi juga semakin aktif dalam kegiatan sosial.

“Harapannya klenteng semakin maju, dan kegiatan sosial bisa terus meningkat. Kalau bisa, setiap bulan ada bakti sosial supaya manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat,” tuturnya.

Dentuman tambur yang berpadu dengan gerak lincah barongsai hari itu bukan sekadar hiburan. Ia menjadi simbol harapan baru tentang rezeki, kebersamaan, dan semangat berbagi di tahun yang baru. (fah)