Aturan Terbaru Parkir Wisata Sunan Bonang, Ketua Paguyuban Becak: Ini Solusi Terbaik

158
foto: peziarah yang sedang naik becak (dokumentasi istimewa)

kabartuban.com – Diberitakan sebelumnya jika Mobil Penumpang Umum (MPU)/ Shuttle diperbolehkan mengangkut penumpang dengan pembagian Hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis dan Sabtu seluruh kendaraan MPU wajib masuk Parkir Wisata Sunan Bonang, sedangkan untuk hari Jumat dan Minggu, MPU dapat parkir di Parkir Wisata Kebonsari maupun Parkir Wisata Boom.

Untuk diketahui jika Sepinya terminal wisata parkiran bus peziarah tersebut disinyalir karena banyaknya bus peziarah yang parkir di wilayah Kecamatan Palang, yaitu di SPBU Palang serta tempat makan yang berada di wilayah Palang, sehingga para peziarah yang ingin berkunjung ke Makam Sunan Bonang Tuban akan dilangsir menggunakan Mobil Penumpang Umum (MPU).

Terkait kebijakan terbaru tersebut, Ketua Paguyuban Becak Parkir Wisata Sunan Bonang, Pukuh Suwito mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pertemuan dengan dinas terkait.

“Akhinya kita menemukan titik temu bahwasannya bus yang masuk di daerah pantura itu hanya dua tempat yakni Tundung Musuh dan Rumah Makan Wali Songo dan nantinya setelah pengunjung wisata turun disitu dan dimuat oleh MPU, nantinya akan diturunkan ke Parkir Wisata Sunan Bonang,” tegasnya saat ditemui, Jumat siang (16/12/2022).

Adapun nantinya yang akan melangsir peziarah di dua titik penjemputan tersebut harus memiliki stiker khusus yang akan diberikan serta dibuatkan oleh Organda Tuban.

Menurutnya ini merupakan solusi terbaik yang telah diputuskan, sebab berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun oleh media kabartuban.com jika permasalahan tersebut sudah terjadi sejak lama dan baru menemukan solusi saat ini.

“Kita sama-sama cari makan antar paguyuban becak, asongan dan Shuttle. Kami juga tidak mau ribut karena kalau masalah ini tidak dipecahkan seterusnya akan begini terus,” ujarnya.

Baca Juga: MPU Diperbolehkan Angkut Peziarah, Ini Aturan Terbaru

Jadi Tersangka Suap, Wakil Ketua DPRD Jatim: Saya Salah, Saya Minta Maaf

Adapun jika sopir MPU tidak menaati aturan tersebut maka nantinya akan langsung ditindak oleh Ketua Organda agar selanjutnya diberikan peringatan atau kendaraan tersebut bisa dikandangkan. (hin/dil)penumpang