Berawal dari Iseng, Pria di Tuban Sukses Hasilkan Jutaan Rupiah dari Miniatur Mobil

24
foto: Miniatur Bus (dok. kabartuban)

kabartuban.com – Mengawali usaha dengan iseng yang digelutinya saat ini hingga bisa meraup cuan mencapai jutaan rupiah dirasakan oleh Ibham (33) warga Desa Merkawang, Kerek, Kabupaten Tuban. Dirinya mengaku jika usaha tersebut digelutinya sejak tiga tahun terakhir.

Adapun untuk produk yang ia buat adalah kerajian miniatur berupa truk bus serta alat-alat berat serta tergantung minat dan keinginan konsumen ingin dibuat seperti apa.

“Awalnya itu saya iseng coba-coba buatin mainan anak tapi ternyata Alhamdulilah kok banyak yang berminat, jadi digeluti hingga sampai sekarang,” turturnya saat ditemui pada saat produksi, Jumat (20/01/2023).

foto: Ibham (33) pembuat miniatur Bus (dok.kabartuban)

Baca Juga:

Disnakerin Tuban Fasilitasi Puluhan IKM Sertifikasi Halal dan Merek

Angka Dispensasi Nikah Tinggi, BKKBN Sebut Pendidikan Seks Indonesia Sangat Lemah

Rupanya usaha miniatur yang digelutinya ini dijadikan sebagai usaha sampingan sebab kesehariannya juga bekerja di salah satu pabrik besar yang ada di Tuban.
Seiring berjalannya waktu dirinya mengaku jika banyak pesanan yang datang. Bapak satu anak ini mengaku mematok harga tergantung pesanan yang diminta.

“Tergantung ya kalau harga jualnya, untuk truk yang skala-skala kecil gitu dimulai dari harga Rp250 ribu rupiah, sedangkan untuk bus dimulai dari 500 ribu sampai 1 juta rupiah,” bebernya.

Untuk pemasaran produknya, laki-laki ramah ini melakukan pemasaran dilakukan memanfaatkan media sosial Facebook dan Whatsapp. Omzet yang didapatkan pun jika sedang ramai pesanan dapat mencapai hingga jutaan rupiah.

“Kalaun pesanan banyak ya sampai 4-5 juta dalam satu bulan tergantung pesanan,” paparnya.

Tak hanya kolektor saja atau pecinta miniatur kendaraan lokal, pesanan juga banyak datang dari luar daerah seperti Pekalongan, Jember, Pacitan dan Surabaya. Untuk bahan utamanya Ibham menggunakan triplek, karet, serta mika.

Dirinya berharap usaha sampingan yang telah digeluti ini semakin lancar dan banyak yang berminat untuk memesan kepadanya. (hin/dil)