Capai Herd Immunity, Kepala Dinkes P2KB: Tuban Siap Endemi Covid-19

57
foto: Kepala Dinkes Tuban (Bambang Priyo Utomo )

kabartuban.com – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Tuban bekerjasama dengan Yayasan Adventist Development and Relief Agency (ADRA) menggelar Talkshow dan Focus Grup Discussion (FGD) di Ruang Rapat R.H Ronggolawe Setda Kabupaten Tuban, Selasa (17/1/2023).

Kegiatan yang dihadiri oleh narasumber Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban, Budi Wiyana, Kepala Dinkes P2KB, Bambang Priyo Utomo, Country Representative Indonesia & Timor-Leste, Dino Satria, serta aktivis difable, Fira Fitri Fitria tersebut membahas tentang siapkah Kabupaten Tuban beralih dari Pandemi Covid-19 ke Endemi Covid-19
Dalam Talk Show tersebut, Kepala Dinkes P2KB Bambang Priyo Utomo menyebutkan, Kabupaten Tuban telah siap menuju endemi Covid-19. Hal tersebut didasarkan pada capaian hasil vaksinasi yang telah mencapai 83,82% untus dosis pertama, 71% untuk dosis kedua, dan 32% untuk dosis ketiga.

“Lewat Talk Show ini saya sampaikan, kita sudah siap untuk endemi. Capaian vaksinasi telah mencapai diatas target nasional, dan Booster kedua juga telah dimulai, tinggal menunggu stok vaksin selanjutnya,” jelas Bambang.

Meski begitu, Bambang menyinggung perihal kesalahpahaman yang terjadi di masyarakat mengenai pencabutan PPKM, dimana masyarakat menganggap pandemi Covid-19 telah selesai, namun nyatanya kita masih di dalam pandemi.

“Setelah pencabutan PPKM diumumkan oleh Presiden, kelonggaran aktifitas dan pemakaian masker, masyarakat menganggap pandemi selesai, tapi nyatanya Indonesia masih dalam masa pandemi, tapi memang menuju status endemi,” tambahnya.

Meski herd immunity di Kabupaten Tuban sudah tercapai dan angka kasus Covid-19 di Kabupaten Tuban nihin, Bambang menegaskan agar masyarakat Kabupaten Tuban tidak panik namun tetap waspada.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang juga menyinggung keberhasilan vaksinasi yang menggembirakan dapat tercapai berkat sinergi yang terjalin dari Forkopimda, Forkopimka, Pemerintah desa, Puskesmas, Bidan Desa serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

“Kejasama kita semua sangat harmonis, bergerak seiringan,” katanya.

Sementara itu, senada dengan Bambang, Sekda Budi Wiyana juga mengatakan bahwa kerjasama dengan berbagai pihak sesuai dengan porsi masing-masing dan didukung adanya inovasi dapat mengatasi berbagai masalah termasuk Covid-19. Hal tersebut yang membuat Kabupaten Tuban berhasil menekan angka kasus Covid-19 saat ini.
Pemkab Tuban juga berterimakasih kepada ADRA yang membantu percepatan vaksinasi di Kabupaten Tuban, khususnya untuk daerah yang memerlukan penanganan khusus.

“Program ADRA sangat kami apresiasi. Kami berharap, kerjasama lainnya akan terjadi di masa depan,” ucap Sekda kepada awak media.

Di tempat yang sama, Country Representative Indonesia & Timor-Leste, Dino Satria menyebutkan, Program pulih bersama didukung oleh Pemerintah Australia melalui Australian Humanitarian Partnership ini dimulai sejak November 2021 selama 14 bulan. Banyak capaian yang sudah diraih, salah satunya jangkauan vaksinasi mencapai 77 ribu orang.

“Proyek ini menargetkan sembilan provinsi dan 45 kabupaten/kota. Dan Kabupaten Tuban menjadi salah satu target sasaran,” ujarnya.

Baca Juga:

Tak Turunkan Peziarah Sesuai Kesepakatan, MPU Diprotes Pedagang Parkir Wisata Sunan Bonang Tuban

Jelang Imlek, Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban Mulai Bersolek

Program pulih bersama mentargetkan kelompok khusus seperti disabilitas hingga anak jalanan. ADRA melakukan kolaborasi multi pihak untuk menjangkau kelompok tersebut.

“Mereka adalah kelompok yang sering kita lupakan, dan ini menjadi alasan ADRA untuk meraih mereka di masa Covid-19,” kata Doni.

Hal ini dibenarkan oleh aktivis disabilitas Fira Fitri Fitria. Ia mengatakan jika program ADRA sangat membantu kawan disabilitas untuk mudah mengakses vaksinasi, hingga update informasi valid seputar pandemi. Apalagi, kolaborasi yang dilakukan dengan Pemkab Tuban semakin memberikan angin segar untuk kelompok disabilitas untuk lebih diperhatikan.

“Saya berterimakasih kepada ADRA dan Pemkab Tuban, semoga tuban kedepan semakin inklusif,” pungkasnya. (MJ/*)