Dapat Picu Kecelakaan, DLH-Hub Tegaskan Kendaraan Tidak Boleh Parkir Disepanjang Jalan RE Martadinata

20
DLH-Hub Tegaskan Kendaraan Tidak Boleh Parkir Disepanjang Jalan RE Martadinata

kabartuban.com – Seringnya rambu-rambu “Dilarang Parkir” di sepanjang Jalan RE Martadinata diabaikan oleh pengemudi truk, hingga pengemudi roda dua membuat Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLH-Hub) membuat marka garis zig-zag kuning di tepi jalan RE Martadinata.

Hal ini ditegaskan oleh kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhuungan (DLH-Hub) Kabupaten Tuban, Bambang Irawan yang menyebutkan bahwa kendaran-kendaran truk, mobil hingga roda dua tidak diperbolehkan untuk parkir di pinggir jalan.

“Ya tidak boleh lah kan sudah ada rambu-rambu larangan parkir di situ,” ujarnya saat dikonfirmasi oleh kabartuban.com, Rabu (25/01/2023).

Untuk penindakan sendiri pihaknya juga bersinergi dengan Satlantas Polres Tuban untuk melakukan penindakan.

“Kalau nggak gitu ya pasti akan ditilang juga dengan pihak kepolisian, misal memungkinkan untuk di derek maka akan kami derek sebab berhubung truk-truk tersebut besar,” tegasnya.

Baca juga : Komitmen Cegah Tipikor, Kejari Tuban: Peran Masyarakat Sangat Dibutuhkan

Baca juga : Mega Proyek Tuban Tak Kunjung Rampung, Kadis PUPR-PRKP Nilai Kontraktor Tidak Profesional

Senada dengan hal tersebut Kabid Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLH-Hub), Imam Isdarmawan juga membenarkan jika kendaraan besar tidak diperbolehakan untuk parkir di area tersebut.

“Sudah ada rambu larangan parkir dan marka kuning zig-zag jadi untuk kendaraan besar tidak diperbolehkan,” pungkasnya.

Selain itu, upaya yang dilakukan adalah dengan cara patroli rutin terkait keberadaan parkir dengan sistem shift secara rutin dari pagi, siang dan malam hari.

“Kalo pas kita patroli dan kita tunggu pasti tidak ada kendaraan parkir mbak, tapi kalo pas kita geser patroli ke tempat lain atau pergantian shift kemungkinan mereka parkir disitu,” imbuhnya.

Kendati demikian pihaknya tetap akan melakukan patroli terus untuk meningkatkan kelancaran dan keselamatan arus di Pantura, serta membantu agar mengurangi kerusakan tanggul laut dari beban kendaraan truk yang parkir di RE Martadinata. (hin/dil)