Kali Kening Meluap Sebabkan Kecamatan Parengan Terendam

32
Kali Kening Meluap Sebabkan Kecamatan Parengan Terendam

kabartuban.com – Beberapa hari terakhir, beberapa wilayah di Kabupaten Tuban diguyur banjir dengan intensitas sedang hingga tinggi. Hal tersebut yang mengakibatkan beberapa daerah banjir.

Nurul Farida (40) warga Desa Margorejo, Kecamatan Parengan menyebutkan bahwa dalam kurun waktu satu tahun sebanyak 3 hingga 4 kali di Kecamatan Parengan terjadi banjir.

“Setahun bisa 3-4 kali. Selama 2 tahun ini yang terparah,” jelasnya melalui wawancara singkat via WhatsApp, Rabu (30/11/2022)

Tingginya debit air yang membanjiri beberapa desa di Kecamatan Parengan, lanjut Nurul, disebabkan selain karena intensitas hujan yang tinggi, juga banyaknya lahan yang dibangunin oleh bangunan, sehingga hal tersebut membuat minimnya daerah resapan air.

Namun, banjir yang kerap kali terjadi tersebut juga disebabkan oleh meluapnya kali Kening imbas dari hujan deras yang beberapa hari terakhir mengguyur wilayah di Kabupaten Tuban.

“Faktor utama karena luapan kali Kening dari daerah hulu yaitu Jatirogo, Bangilan, Senori akhirnya dampaknya di kali Kening ke daerah hilir yaitu Parengan,” jelasnya.

Baca juga : BPNT Cair, Picu Harga Telur di Tuban Membumbung Tinggi

Hingga saat ini, tambah Nurul, belum ada langkah strategis yang dilakukan oleh pemerintah desa setempat dalam penanggulangan banjir yang terjadi akibat luapan kali Kening di Kecamatan Parengan.

“Sampai sekarang belum ada dari desa,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut Nurul berharap agar pemerintah desa setempat maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban dapat segera mengambil langkah agar banjir yang kerap kali menerjang Kecamatan Parengan dapat segera teratasi.

“Harapan saya, kali Kening ini kan sudah dangkal jadi perlu pengerukan. Kedua, perlu dibuatkan bendungan untuk menampung debit air. Ketiga, dampak dari banjir banyak jalan rusak jadi perlu adanya perbaikan jalan,” harapnya. (dil)