Sulap Benang Jadi Berbagai Macam Produk Rajut, Ibu di Tuban Ini Mampu Pasarkan Produknya Hingga Luar Negeri

57
foto: Nur Chamida pelaku usaha rajut di tuban (dok. kabartuban)

kabartuban.com – Karya merajut selalu punya pasar sendiri bagi mereka yang menyukai hasil dari untaian benang yang dirajut dengan ulet dan telaten serta menggunakan alat berupa jarum khusus untuk memulai bentuk sesuai yang kita inginkan.

Di tangan kreatif ibu Rumah tangga bernama Nur Chamida yang tinggal di Desa Bogorejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur mampu menghasilkan banyak produk yang cantik dan sesuai dengan trend masa kini.

“Awalnya memang berawal dari hobi kemudian membuat untuk diri sendiri seperti baju tas dan sepatu. Belajarnya juga dari online, lama kelamaan bisa hingga akhirnya ada pesanan dari salah seorang teman pertama kali,” ungkap wanita ramah ini saat ditemui, Kamis (29/12/2022).

Ibu rumah tangga ini juga sering membuka kelas merajut baik itu secara berbayar maupun secara gratis, kendati demikian pihaknya mengaku jika kebanyakan ia memberikan ilmunya secara gratis sebab Nur Chamida ingin ilmu yang diberikan mengalir dan bermanfaat kepada banyak orang.

Baca Juga:

Antisipasi Konvoi, Polres Tuban Siapkan Delapan Belas Titik Penyekatan

Kegiatan Bermanfaat Yang Bisa Dilakukan Selama Liburan Sekolah

Semua produk yang ia produksi diberi nama “MaFAZ Craft”. Wanita ramah ini juga sempat bercerita jika produk rajutannya sudah pernah mencapai ke luar negeri yaitu Qatar. Sedangkan untuk pemasarannya ia menggunakan media apikasi Facebook dan Instagram.

“Alhamdulilah meskipun nggak banyak ada yang sudah sampai ke Qatar karena kebetulan ada teman di Facebook memesannya lewat inbox. Terus ada juga teman saya yang dari Bandung karena dia berhubungan dengan orang luar negeri jadi sering memberikan oleh-oleh berupa tas rajut, seperti orang Jepang kemudian Korea dan Australia serta Dubai yang mendapatkan souvenir,” jelasnya.

Masih lanjutnya, menurutnya peminat merajut di Kabupaten Tuban sudah mulai diminati, sedangkan dari Pemerintah seperti tingkat Kelurahan pun sering memanggil Owner dari MaFAZ Craft untuk mengajarkan cara merajut kepada ibu-ibu yang lain. (hin/dil)