UMP dan UMK Naik, Buruh di Tuban Bersyukur

25
foto: ilustrasi buruh (dokumentasi istimewa)

kabartuban.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) telah selesai menentukan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/ Kota (UMK) untuk tahun 2023.

Penetapan tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Jatim Nomor 188/889/KPTS/013/2022, Tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Jawa Timur, Jumat (9/12/2022).

Besaran UMP Jatim 2023 ditetapkan sebagai Batasan upah minimal yang berlaku di 29 kabupaten dan 9 kota yang tercakup.

Sementara itu, untuk besaran UMK Jatim 2023 ditetapkan sebagai Batasan upah minimal yang berlaku di dalam wilayah masing-masing kabupaten atau kota.

Dalam keputusan tersebut ditetapkan bahwa besaran UMP Jatim 2023 adalah sebesar Rp2.040.244,30. Hal itu berarti UMP Jatim 2023 naik 7,8 persen atau sebesar Rp148.677 dibandingkan UMP tahun 2022 yang sebesar Rp1.891.567.

Baca Juga:

Berikut Besaran UMK 38 Kota Atau Kabupaten di Jatim 2023

Siap Bersaing, Biznet Tuban Terus Optimalkan Layanan pada Pelanggan

RKUHP Resmi Disahkan Jadi UU, Berikut Daftar Pasal Kontroversial

Untuk diketahui jika besaran UMK 2023 di Kabupaten Tuban yaitu Rp2.739.224,88 atau naik dari UMK tahun 2022 yaitu Rp2.539.224,88.

Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kabupaten Tuban, Duraji menyebutkan jika nomial UMK yang baru sudah sesuai yang diharap olehnya.

“Debat alot di pleno pilihan menggunakan alfa 0,3 atau 0,2. Jika menggunakan alfa 0,3 ada kenaikan yang lebih baik,” syukurnya.

Sekedar informasi jika besaran UMP dan UMK Jatim Tahun 2023 ini akan berlaku mulai 1 Januari 2023 mendatang. (hin/dil)