60 Ribu Pemuda Tuban Jadi Perokok Aktif, Mayoritas Hisap Rokok Setiap Hari

kabartuban.com – Asap rokok masih menjadi pemandangan yang akrab di kalangan anak muda Kabupaten Tuban. Di balik aktivitas nongkrong, berkumpul bersama teman, hingga rutinitas sehari-hari, ribuan pemuda di Bumi Wali tercatat telah menjadi perokok aktif.

Data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur menunjukkan, sebanyak 60.216 pemuda usia 16 hingga 30 tahun di Kabupaten Tuban mengonsumsi rokok. Jumlah itu setara dengan 23,59 persen dari total populasi pemuda di daerah tersebut.

Dari angka tersebut, sebagian besar merupakan perokok harian. Sebanyak 55.877 orang atau 21,89 persen mengaku merokok setiap hari, sedangkan 4.339 orang atau 1,70 persen tergolong perokok sesekali.

Di sisi lain, mayoritas pemuda Tuban masih memilih menjauhi rokok. Tercatat sebanyak 195.047 orang atau 76,41 persen tidak mengonsumsi rokok sama sekali.

Statistisi Ahli Muda BPS Tuban, Triana Pujilestari, menjelaskan bahwa data tersebut hanya mencakup pengguna rokok batangan konvensional, baik kretek maupun rokok putih.

“Pengguna rokok elektrik atau vape tidak masuk dalam cakupan data ini,” ujarnya.

Tingginya angka perokok muda tersebut menjadi perhatian serius kalangan tenaga kesehatan. Dokter Spesialis Paru dan Pernapasan Rumah Sakit Medika Mulia Tuban, dr. Deny Perdana Putra, menilai kebiasaan merokok pada usia remaja umumnya berawal dari rasa ingin tahu yang tinggi serta pengaruh lingkungan pergaulan.

Menurutnya, banyak remaja mulai merokok karena ingin mencoba atau mengikuti tren di lingkungan sosialnya. Namun, kandungan nikotin yang bersifat adiktif membuat kebiasaan tersebut sulit dihentikan.

“Awalnya hanya coba-coba, tetapi lama-kelamaan menjadi kebiasaan karena muncul ketergantungan,” kata Deny.

Ia mengingatkan bahwa rokok tidak hanya mengandung nikotin, tetapi juga berbagai zat berbahaya yang dapat memicu gangguan kesehatan serius. Risiko yang mengintai antara lain penyakit jantung, stroke, diabetes, gagal ginjal, kanker hingga Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK).

Tak hanya membahayakan perokok aktif, paparan asap rokok juga mengancam kesehatan orang-orang di sekitarnya. Bahkan, residu zat beracun yang menempel pada pakaian perokok dapat ikut terhirup anggota keluarga di rumah.

“Perokok pasif memiliki risiko kesehatan yang tidak kalah besar. Karena itu, dampak rokok sebenarnya menjangkau lebih banyak orang daripada yang dibayangkan,” jelasnya.

Meski demikian, Deny menegaskan bahwa berhenti merokok tetap memungkinkan dilakukan, terutama bagi kalangan muda yang kondisi organ tubuhnya masih relatif lebih baik dibanding perokok usia lanjut.

Salah satu metode yang dapat ditempuh adalah program smoking cessation atau terapi berhenti merokok. Program tersebut dilakukan melalui penguatan niat, pengurangan jumlah rokok secara bertahap, hingga terapi pengganti nikotin menggunakan permen karet khusus selama beberapa bulan.

Menurutnya, semakin dini seseorang menghentikan kebiasaan merokok, semakin besar pula peluang tubuh untuk memperbaiki kerusakan yang telah terjadi.

“Generasi muda adalah aset masa depan. Karena itu, edukasi mengenai bahaya rokok harus terus diperkuat agar mereka bisa tumbuh lebih sehat dan produktif,” pungkasnya. (fah)

Populer Minggu Ini

Puluhan Petani di Merkawang Keluhkan Debu Klinker, PT SBI Sebut Faktor Angin dan Cuaca Kering

kabartuban.com – Puluhan petani di Desa Merkawang, Kecamatan Tambakboyo,...

Pemkab Tuban Raih WTP Ke-11 Berturut-turut

kabartuban.com - Di tengah tuntutan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan...

DPRD Tuban Bongkar Dugaan Pelanggaran Ahsana, Warga Tagih Fasum hingga Sertifikat

kabartuban.com - Polemik perumahan Ahsana 2 di Kabupaten Tuban...

Asap Putih Selimuti Desa Selogabus, Aktivitas PT NESR Tuai Keluhan Warga

kabartuban.com - Kepulan asap putih disertai bau menyengat yang...

PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Penyaluran Hewan Qurban

kabartuban.com - Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah...

Artikel Terkait