SMAN 1 Tuban, Sekolah dengan Segudang Prestasi dan Penguatan Karakter Siswa

kabartuban.com – Prestasi akademik dan nonakademik menjadi bagian yang terus dikembangkan SMAN 1 Tuban. Tak hanya mendorong siswa berprestasi di berbagai kompetisi, sekolah juga memperkuat pembinaan karakter, keagamaan, hingga persiapan menuju perguruan tinggi negeri.

Kepala SMAN 1 Tuban, Bapak Syaiful Annas, M.Pd., mengatakan pembentukan karakter siswa dimulai melalui pembiasaan yang dilakukan sejak pagi. Siswa dibiasakan datang pukul 06.30 WIB, kemudian mengikuti kegiatan literasi kitab suci sesuai agama masing-masing selama 15 menit. Kegiatan tersebut juga dicatat dalam jurnal pembelajaran.

Di bidang akademik, capaian siswa SMAN 1 Tuban cukup menonjol. Pada tahun pelajaran 2025/2026, rata-rata nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) siswa tercatat melampaui rata-rata Provinsi Jawa Timur maupun nasional.

Prestasi juga diraih dalam berbagai kompetisi. Dalam lomba cerdas cermat tingkat Provinsi Jawa Timur, SMAN 1 Tuban berhasil menjadi juara pertama pada tahapan seleksi hingga berhak mewakili Cabang Dinas Pendidikan Bojonegoro di tingkat provinsi dan meraih Juara Harapan I. Prestasi serupa juga terus ditorehkan melalui kompetisi debat bahasa Inggris, OSN, OPSI (Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia), hingga FIKSI (Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia).

Capaian akademik tersebut turut terlihat dari keberhasilan siswa menembus perguruan tinggi negeri. Sebanyak 57 siswa diterima melalui jalur SNBP, sedangkan 87 siswa diterima melalui jalur SNBT.

“Memang SMAN 1 Tuban itu fokus utama ada di akademik. Akan tetapi, nonakademik juga masih diperhatikan,” ujar Syaiful Annas.

Pengembangan potensi siswa juga dilakukan melalui berbagai kegiatan nonakademik. Prestasi datang dari cabang olahraga seperti basket dan futsal, hingga PASGASUS (Pasukan Penggalang Khusus atau Pasukan Gabungan Khusus) yang berhasil membawa pulang berbagai penghargaan dari sejumlah kompetisi di luar daerah.

Salah satu program unggulan lainnya adalah kelas tahfidz yang telah berjalan selama dua tahun. Program ini ditujukan agar siswa yang telah memiliki hafalan Al-Qur’an tetap dapat mempertahankan sekaligus meningkatkan hafalannya selama menempuh pendidikan di sekolah.

Untuk menjaga konsistensi prestasi, sekolah memberikan pendampingan khusus bagi siswa yang mengikuti kompetisi. Dalam pembinaan OSN, misalnya, sekolah menghadirkan alumni berprestasi yang pernah menjadi medalis untuk membimbing siswa. Ketika memasuki seleksi tingkat provinsi, pembinaan diperkuat dengan melibatkan pembina dari luar sekolah.

Sekolah juga membangun kolaborasi dengan orang tua untuk mendukung proses pendampingan siswa di luar sekolah. Sementara bagi siswa yang memiliki minat pada penelitian dan karya tulis, tersedia pelatihan kepenulisan serta pendampingan dalam menentukan topik hingga mengikutsertakan karya ke berbagai kompetisi.

Bagi SMAN 1 Tuban, prestasi bukan menjadi satu-satunya tujuan. Pembinaan akademik, karakter, dan keagamaan diarahkan untuk membentuk lulusan yang mampu melanjutkan pendidikan sesuai cita-cita sekaligus memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.

“Harapannya lulus dari SMAN 1 Tuban menjadi anak yang bermanfaat bagi diri sendiri, kedua orang tua, masyarakat, bangsa dan negara. Karena manusia yang baik adalah yang bisa bermanfaat bagi orang lain,” pungkas Syaiful. (Anggie)

Banner

Berita Terbaru

Artikel Lainnya