1. 341 Warga di 16 Desa Tuban Nikmati Pengobatan Gratis dari SBI

kabartuban.com – Bagi sebagian warga desa, memeriksakan kesehatan sering kali bukan sekadar soal waktu, tetapi juga akses. Jarak dan biaya terkadang menjadi alasan untuk menunda pemeriksaan hingga keluhan kesehatan semakin berat.

Kondisi tersebut coba dijawab PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) melalui program pengobatan gratis yang menyasar masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Secara bertahap, layanan kesehatan gratis tersebut digelar di 16 desa mulai 10 Juni hingga 29 Juli 2026. Warga dapat memanfaatkan layanan kesehatan tanpa harus mengeluarkan biaya, sekaligus memperoleh edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.

Ke-16 desa tersebut meliputi Desa Glondonggede, Sawir, Merkawang, Kenanti, Sobontoro, Tambakboyo, Pabeyan, Gadon, Dasin, Klutuk, Mliwang, Kedungrejo, Karangasem, Socorejo, Bomati, dan Wolutengah.

Program ini menggandeng tim medis dari sejumlah puskesmas, yakni Puskesmas Kecamatan Kerek, Tambakboyo, dan Jenu. Hingga pelaksanaan program, sebanyak 1.341 warga tercatat mendapatkan layanan kesehatan dasar secara gratis.

Pemeriksaan yang diberikan cukup beragam. Mulai dari pemeriksaan fisik, pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga asam urat. Warga yang membutuhkan juga mendapatkan obat-obatan dan vitamin tanpa dipungut biaya.

Tak hanya berfokus pada pemeriksaan, program ini juga menjadi ruang edukasi kesehatan. Dokter perusahaan memberikan pemahaman kepada warga mengenai pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk mencegah berbagai gangguan kesehatan.

General Manager Pabrik Tuban, Priyatno, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan. Menurutnya, kehadiran perusahaan di tengah masyarakat harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung dan berkelanjutan.

“Tanggung jawab sosial bagi Solusi Bangun Indonesia bukan sekadar menjalankan program kemasyarakatan, melainkan menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menciptakan nilai bersama (shared value),” kata Priyatno.

Ia menambahkan, melalui program pengobatan gratis tersebut, perusahaan berupaya memperluas manfaat kehadirannya dengan membantu masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih baik.

“Ke depan, kami akan terus mengembangkan berbagai inisiatif sosial yang memberikan dampak nyata, sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional,” ujarnya.

Manfaat program tersebut dirasakan langsung warga. Uswatun, warga Desa Sawir, mengaku terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis yang digelar tidak jauh dari tempat tinggalnya.

“Kami sangat terbantu dengan adanya pengobatan gratis ini, terutama karena lokasinya dekat dan mendapatkan edukasi kesehatan,” tuturnya.

Program pengobatan gratis tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara perusahaan, pemerintah desa, dan tenaga kesehatan dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.

Bagi SBI, kegiatan ini bukan hanya tentang memberikan pemeriksaan dan obat secara cuma-cuma. Lebih dari itu, program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekaligus mendorong kesadaran warga agar lebih peduli terhadap kesehatan.

Dengan menjangkau 16 desa dan melayani 1.341 warga, SBI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program sosial yang memberikan manfaat nyata. Kolaborasi dengan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan berbagai pemangku kepentingan pun diharapkan dapat terus diperkuat untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. (fah)

Banner

Berita Terbaru

Artikel Lainnya