Komunitas Blakra’an Tuban Gelar Offroad Alihkan Stres Corona

kabartuban.com – Setelah sekian lama membatasi aktivitas di luar rumah serta menerapkan self quarantine, banyak orang sudah mulai merasakan kejenuhan dan ketidaknyamanan secara psikologis dalam situasi Covid-19 saat ini. Sejumlah kelompok masyarakat memilih melakukan aktifitas kegiatan hobi untuk menghilangkan kejenuhan mereka.

Salah satu kegiatan yang dilakukan masyarakat adalah Offroad. Komunitas Jaran Blakra’an Tuban (JBT) merupakan salah satu komunitas di Tuban yang rutin melakukan kegiatan Offroad. Rafika Fahra, salah satu anggota komunitas JBT menjelaskan bahwa selain melakukan kegiatan rutin, juga sebagai kegiatan untuk menghibur diri.

“Iya memang benar, kegiatan yang kami lakukan juga merupakan pengalihan persoalan Covid-19. Kita kan sudah berbulan-bulan tidak keluar rumah,” jelasnya.

Rafika menambahkan, kegiatan Offroad di tengah masa pandemi yang dilakukan tersebut merupakan inisiatif dari teman-teman komunitasnya, karena memang seluruh event ditiadakan selama masa pandemi ini. Kegiatan tersebut juga hanya diikuti oleh 5 sampai 7 mobil Offroad saja.

“Meski kegiatannya di tengah pandemi, kami juga mematuhi protokol kesehatan sesuai imbauan pemerintah, seperti memakai masker, bawa Hand Sanitizer dan menjaga jarak supaya tidak terjadi kerumunan,” tambahnya.

Kepada media ini, Rafika menjelaskan, kegiatan Offroad yang dilakukan juga tetap melihat situasi dan kondisi yang ada. Kegiatan tersebut biasanya dilakukan dibeberapa titik yaitu di Alas Pakah Plumpang dan Alas Tluwe Soko.

Menanggapi hal itu, Richa Amalia mahasiswi Psikologi yang sedang menempuh Pendidikan di Universitas Negeri Malang mengungkapkan bahwa meskipun kegiatan dilakukan di luar rumah, yang terpenting ada pelampiasan rasa stres selama self quarantine.

“Menurutku kegiatan-kegiatan seperti itu bisa mengurangi stres karena pandemi ini. Karena kalau terlalu fokus banget sama pemberitaan Covid-19 ya gitu, bisa timbul cemas dan khawatir sendiri,” jelasnya.

Richa juga menambahkan bahwa terlalu banyak membaca pemberitaan tentang Covid-19 di media masa dapat menimbulkan stres pada diri seseorang dan juga dapat menimbulkan rasa khawatir yang berlebihan. (wid/dil)

Populer Minggu Ini

Puluhan Petani di Merkawang Keluhkan Debu Klinker, PT SBI Sebut Faktor Angin dan Cuaca Kering

kabartuban.com – Puluhan petani di Desa Merkawang, Kecamatan Tambakboyo,...

60 Ribu Pemuda Tuban Jadi Perokok Aktif, Mayoritas Hisap Rokok Setiap Hari

kabartuban.com - Asap rokok masih menjadi pemandangan yang akrab...

Pemkab Tuban Raih WTP Ke-11 Berturut-turut

kabartuban.com - Di tengah tuntutan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan...

DPRD Tuban Bongkar Dugaan Pelanggaran Ahsana, Warga Tagih Fasum hingga Sertifikat

kabartuban.com - Polemik perumahan Ahsana 2 di Kabupaten Tuban...

Asap Putih Selimuti Desa Selogabus, Aktivitas PT NESR Tuai Keluhan Warga

kabartuban.com - Kepulan asap putih disertai bau menyengat yang...

Artikel Terkait