Home HEADLINE Polisi Periksa PDAM Terkait Kecelakaan Maut Ojol di Proyek Sekolah Rakyat Tuban

Polisi Periksa PDAM Terkait Kecelakaan Maut Ojol di Proyek Sekolah Rakyat Tuban

8

kabartuban.com – Kasus kecelakaan tunggal yang menewaskan seorang pengemudi ojek online (ojol) di area proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tuban terus bergulir. Kali ini, Satlantas Polres Tuban memanggil pihak PDAM Tirta Lestari untuk dimintai keterangan terkait proyek galian pipa yang diduga menjadi pemicu kecelakaan tersebut.

Pemanggilan dilakukan oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Tuban pada Selasa (19/05/2026). Polisi mendalami proses pengerjaan galian yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, IPTU Eko Sulistiono, mengatakan pihak PDAM dipanggil karena terlibat dalam pekerjaan proyek bersama PT Waskita Karya.

“PDAM ini kan bekerja sama dengan PT Waskita. Setelah ini pihak PT Waskita juga akan kami lakukan pemanggilan,” ujar Eko kepada awak media.

Meski demikian, Eko belum bersedia membeberkan hasil pemeriksaan lantaran kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Menurutnya, penyidik saat ini fokus menggali kronologi dan mekanisme pekerjaan proyek di lokasi kejadian.

“Pemeriksaannya seputar kenapa dilakukan penggalian, bagaimana proses pengerjaannya, kemudian kenapa sampai bisa menyebabkan kecelakaan,” jelasnya.

Sementara itu, pihak PDAM Tirta Lestari memilih untuk puasa bicara saat di konfirmasi awak media

Diketahui, kecelakaan tersebut menimpa Muhammad Iqbal Firmansyah, seorang driver ojol yang meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal pada Selasa dini hari (12/05/2026). Korban diduga kehilangan kendali akibat gundukan bekas galian pipa di badan jalan proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) yang diprakarsai PT Waskita Karya.

Peristiwa itu memicu sorotan publik lantaran kondisi jalan proyek dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama saat malam hari. Polisi kini masih mendalami ada tidaknya unsur kelalaian dalam pekerjaan proyek tersebut. (fah)