kabartuban.com – Komitmen Kabartuban.com dalam memperkuat literasi media digital di kalangan pelajar kembali diwujudkan melalui Workshop “E-Majalah Sekolah Berdaya Saing Global” yang mempertemukan 25 SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Tuban bertempat di SMA Negeri 1 Tuban, Jumat (7/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi antara dunia pendidikan, media, industri, dan teknologi untuk menyiapkan generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan informasi di era digital.
Workshop yang diikuti oleh 47 siswa tersebut terselenggara atas dukungan PT Pertamina EP, Nomatech, Perumda Air Minum Tirta Lestari Tuban, PT Wijaya Karya (WIKA), serta SMA Negeri 1 Tuban sebagai tuan rumah. Sinergi lintas sektor ini menunjukkan bahwa penguatan literasi digital dan jurnalistik merupakan tanggung jawab bersama dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global.
Kepala SMA Negeri 1 Tuban, Syaiful Annas, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kesempatan seperti ini sangat berharga dan penting bagi para siswa.
“Kesempatan yang tidak datang setahun sekali ini sangat bagus sekali. Kalau ada kegiatan seperti ini lagi, kami siap memfasilitasi,” tutur Syaiful Annas saat membuka acara.
Ia berharap melalui workshop ini para siswa tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga mampu mempraktikkan prinsip-prinsip jurnalistik yang baik dan bertanggung jawab.
“Saya ucapkan selamat menempuh workshop dalam rangka untuk memahami, mempraktikkan jurnalistik yang baik,” tambahnya.
Sementara itu, Pimpinan Redaksi kabartuban.com, Muhaiminsah, M.I.Kom., menekankan pentingnya setiap sekolah memiliki media sendiri sebagai sarana informasi dan komunikasi.
“Kegiatan ini merupakan inovasi produktif yang harus ditindaklanjuti oleh sekolah, khususnya yang ada di Tuban. Karena E-Majalah sekolah ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan media informasi dan komunikasi sekolah yang efektif, murah, dan berdampak luas, baik secara internal maupun eksternal sekolah,” jelas Muhaiminsah.
Salah satu peserta, Suharwo, siswa SMK Abdi Negara Tuban, mengaku memperoleh pengalaman baru melalui kegiatan tersebut. Sebelumnya, ia belum begitu mengenal konsep E-Majalah sekolah. Setelah mengikuti workshop, ia menjadi lebih memahami proses penyusunan hingga pengelolaannya.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi saya karena sebelumnya belum begitu mengenal E-Majalah. Setelah mengikuti workshop ini, saya jadi lebih tertarik dan ingin terus belajar agar nantinya bisa ikut mengembangkan E-Majalah di sekolah,” ujarnya.
Siti Syakira Fauziyats Tsaniyah, siswi SMAN 2 Tuban, juga mengaku memperoleh banyak wawasan baru melalui workshop tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat relevan karena sekolahnya telah mengembangkan media digital selama sekitar satu tahun terakhir.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena di sekolah kami sudah sekitar satu tahun mengembangkan media digital. Dari workshop ini saya mendapat banyak ilmu baru, terutama tentang penyusunan layout dan pengelolaan E-Majalah. Ilmu yang saya peroleh tentu bisa kami manfaatkan untuk membuat media digital sekolah menjadi lebih menarik dan lebih baik lagi,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan guru pendamping SMK NU Palang, Latifatul Layliyah M., S.Pd. Menurutnya, workshop seperti ini memberikan wawasan baru kepada siswa mengenai dunia jurnalistik digital yang terus berkembang.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan baru kepada siswa tentang E-Majalah. Harapannya, ilmu yang diperoleh hari ini dapat menjadi bekal bagi mereka untuk mengembangkan media informasi sekolah yang lebih kreatif dan informatif,” tuturnya.
Melalui workshop ini, diharapkan lahir jurnalis-jurnalis muda dari Tuban yang mampu berkarya serta menjadikan E-Majalah sebagai media komunikasi sekolah yang informatif, kreatif, dan berdaya saing global. (Ment)
