kabartuban.com – Seorang pria asal Kabupaten Lumajang, Agestha Septiadi (31), ditemukan meninggal dunia di rumah pamannya di Dusun Dukoh, Desa Margorejo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, dengan gantung diri, Selasa (11/8/2026).
Korban yang sehari-hari bekerja sebagai wiraswasta itu diketahui baru tiba di Tuban beberapa jam sebelum ditemukan meninggal dunia. Berdasarkan keterangan kepolisian, korban datang dari Lumajang dan dijemput oleh sepupunya di kawasan Simpang Empat Patung Tuban.
Kapolsek Kerek IPTU Kastur membenarkan adanya peristiwa tersebut. Polisi menerima laporan terkait penemuan korban sekitar pukul 17.00 WIB.
“Benar, telah terjadi peristiwa bunuh diri sekira pukul 17.00 di Dusun Dukoh, Desa Margorejo, Kecamatan Kerek,” ujar Kastur.
Kastur menjelaskan, korban berangkat dari Lumajang menuju Tuban pada Selasa sekitar pukul 11.00 WIB. Setelah tiba di Tuban, korban dijemput sepupunya, Andriani Trisnawati.
Keduanya kemudian menuju rumah Sutrisno, yang merupakan paman korban, di Desa Margorejo. Korban diperkirakan tiba di rumah tersebut sekitar pukul 12.00 WIB.
Namun, beberapa jam setelah kedatangannya, keluarga dikejutkan dengan kondisi korban yang ditemukan sudah tidak bernyawa di bagian dapur rumah.
“Jadi korban ini baru saja dijemput keluarganya sepulang dari Lumajang,” jelasnya.
Sekitar pukul 16.00 WIB, korban ditemukan oleh bibinya, Indrawati, bersama Andriani. Keduanya kemudian meminta bantuan dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Dari pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban.
Menurut keterangan saksi yang dihimpun polisi, korban diduga tengah menghadapi persoalan rumah tangga. Korban diketahui sedang menjalani proses perceraian dengan istrinya.
“Diduga masalah keluarga,” kata Kastur.
Meski demikian, polisi masih mendasarkan kesimpulan pada hasil pemeriksaan di lokasi serta keterangan saksi. Pihak keluarga juga telah menerima kejadian tersebut dan proses penanganan jenazah dilakukan sesuai prosedur.
Pemberitaan mengenai dugaan bunuh diri disajikan untuk kepentingan informasi publik, bukan untuk meromantisasi, menghakimi, atau menggambarkan tindakan tersebut secara rinci. Jika Anda atau orang di sekitar Anda mengalami tekanan psikologis atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri, segera cari bantuan dari orang yang dipercaya dan tenaga profesional. (fah)
