Diduga Korsleting, Rumah di Plumpang Ludes Dilalap Api

kabartuban.com – Kebakaran menghanguskan sebagian rumah milik Warno di Dusun Ngembes, Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Kamis (15/10/2026). Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp200 juta.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik. Api melalap sekitar 25 meter persegi dari total luas bangunan rumah yang mencapai kurang lebih 30 meter persegi.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Tuban, Sutaji, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 12.22 WIB. Petugas langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sembilan menit kemudian, tepatnya pukul 12.31 WIB.

“Begitu menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman agar api tidak semakin meluas dan merembet ke bangunan di sekitarnya,” ujar Sutaji.

Proses pemadaman melibatkan sejumlah armada, yakni satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Rengel, satu unit dari Mako Induk, dua unit dari Yonif TP, serta satu unit mobil suplai air dari Yonif TP.

Sebanyak tujuh personel Damkar Kabupaten Tuban diterjunkan bersama satu personel Satpol PP yang bertugas on call, satu Babinsa Desa Sumberagung, 28 personel Yonif TP, petugas Trantib Kecamatan Plumpang, perangkat desa, serta warga setempat.

Api pokok berhasil dipadamkan pada pukul 12.40 WIB. Petugas kemudian melanjutkan proses pembasahan hingga pukul 13.38 WIB untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Di tengah kebakaran tersebut, petugas juga berupaya mencegah api menjalar ke bangunan lain. Berdasarkan laporan Damkar Kabupaten Tuban, aset rumah warga di sekitar lokasi dengan nilai taksiran mencapai Rp500 juta berhasil diselamatkan.

“Selain memadamkan api di rumah yang terbakar, petugas juga melakukan upaya pengendalian agar kebakaran tidak merembet ke rumah warga lainnya,” jelas Sutaji.

Hingga proses penanganan selesai, tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, meski dugaan awal mengarah pada korsleting listrik.

Damkar Kabupaten Tuban mengimbau masyarakat untuk memeriksa kondisi instalasi listrik secara berkala, terutama pada kabel, sambungan, dan peralatan listrik yang sudah tidak layak pakai. Langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko kebakaran yang dapat mengancam keselamatan penghuni maupun bangunan di sekitarnya. (fah)

Banner

Berita Terbaru

Artikel Lainnya