Anak di Bawah Umur Dominasi Pelanggaran Operasi Patuh Semeru di Tuban

Kabartuban.com – Pelanggaran lalu lintas masih menjadi pekerjaan rumah bagi kepolisian di Kabupaten Tuban. Selama tujuh hari pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tuban mencatat ribuan pelanggaran yang dilakukan para pengguna jalan.

Berdasarkan data Satlantas Polresta Tuban, petugas telah menindak 857 pelanggaran melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan 128 pelanggaran melalui tilang manual. Selain itu, polisi juga memberikan 2.500 teguran simpatik kepada pengendara yang kedapatan melanggar aturan lalu lintas.

Kanit Turjagwali Satlantas Polresta Tuban, IPDA Agus Eka, mengungkapkan bahwa pelanggaran yang ditemukan selama operasi didominasi pengendara yang tidak menggunakan helm berstandar Standar Nasional Indonesia (SNI) serta kendaraan yang tidak memenuhi spesifikasi teknis.

Sementara itu, teguran simpatik yang diberikan petugas mayoritas menyasar pengendara di bawah umur. Kondisi tersebut menjadi perhatian kepolisian karena anak-anak yang belum cukup umur dinilai masih rentan terhadap risiko kecelakaan di jalan raya.

“Kebanyakan teguran itu kami tujukan untuk pengendara-pengendara anak di bawah umur,” ujar IPDA Agus Eka.

Menurutnya, tingginya pelanggaran lalu lintas menunjukkan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berkendara. Kepatuhan terhadap aturan tidak semestinya hanya dilakukan ketika ada petugas yang berjaga, tetapi harus menjadi kebiasaan setiap pengguna jalan.

Pihaknya pun mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dengan mematuhi peraturan lalu lintas dan menghindari tindakan yang berpotensi memicu kecelakaan.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar senantiasa tertib dan disiplin dalam berlalu lintas dengan mematuhi peraturan yang ada. Hindari segala bentuk pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas,” tegasnya.

Mantan KBO Satlantas tersebut menambahkan, kesadaran dalam berlalu lintas menjadi salah satu upaya penting untuk mencegah kecelakaan fatal sekaligus meminimalkan risiko jatuhnya korban jiwa.

Melalui Operasi Patuh Semeru 2026, Satlantas Polresta Tuban berkomitmen terus meningkatkan edukasi dan penindakan secara humanis namun tetap tegas. Langkah tersebut dilakukan untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kabupaten Tuban. (meylia)

Banner

Berita Terbaru

Artikel Lainnya