kabartuban.com-Dinas lingkungan hidup Kabupaten Tuban meminta kepada kelompok bank sampah yang ada di Kabupaten Tuban lebih mengoptimalkan pengelolaan sampah organik.
“Selama ini sebagian besar para kelompok bank sampah mengelola sampah anorganik, padahal sampah yang dihasilkan di tengah masyarakat kebanyakan sampah organik,”ungkap Plt Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup, Purnomosidi saat menggelar sarasehan bank sampah digedung KSPKP Tuban, Selasa (14/2/2017).
Lebih lanjut Purnomosidi menerangkan, ke depan pengelolaan sampah organik bisa menghasilkan pupuk cair dan kompos sehingga produk dari pupuk organik tersebut selain bermanfaat bagi warga sekitar juga dapat menghasilkan rupiah.
“Jka masyarakat maupun kelompok bank sampah bisa mengelola dengan baik akan menjadi nilai lebih sehingga bisa meningkatkan disektor perekonomian,” paparnya.
Dikatakannya, saat ini ada 51 kelompok bank sampah baik dari desa maupun kelurahan yang ada dikabupaten Tuban,untuk meninndaklanjuti program terkait bank sampah akan dilakukan pendampingan dan pelatihan.
“Sudah banyak bank sampah di Kabupaten Tuban yang mampu menunjukkan prestasi di tingkat Provinsi Jawa Timur melalui Kampung Idaman Berseri,” tandasnya
Sementara itu, Kepala Kelurahan Perbon, Amin Purnawan, yang hadir di acara sarasean bank sampah megaku, pihaknya berharap besar ke depan ada bank sampah induk yang berdiri di tempatnya, mengingat Kelurahan Perbon sendiri sudah mempunyai kelompok bank sampah yang sudang mendulang prestasi.
“Melalui kegiatan ini, semoga ke depan kelompok bank sampah yang ada di Perbon bisa lebih maju lagi dengan mengoptimalkan sampah organik yang bisa dikelola menjadi pupuk cair,” tutupnya. (har)
