kabartuban.com – Sejumlah ruas jalan di Kecamatan Tuban tergenang, bahkan Air dan sampah meluap ke badan jalan karena banyak drainase yang tersumbat, setelah diguyur hujan deras, Senin (5/2/2018).
Dari pantauan kabartuban.com, hujan deras yang terjadi sekitar pukul 12.00 sampai pukul 13.30 meninggalkan genangan di jalan-jalan utama di kota. Seperti yang tampak di beberapa titik di Jalan Teuku Umar, dan Jalan Pramuka.
Hal ini membuat para pengguna merasa tertanggun, karena tak nyaman dalam berkendara. Terlebih saat ada kendaraan besar yang melintas, secara pasti seperti pengendara motor akan basah kuyup karena percikan air, dan bahkan kadang mesin motor mogok karena kenagan air yang tinggi.
“Ini adalah air kiriman dari dataran tinggi, dan di sini saluranya tersumbat. Harapanya segera dibersihkan saluran pembuangan air di sekitar jalan raya, drainasenya harus ditata, agar tidak menjadikan masyarakat tak nyaman,” ujar Gufron kepada Kabartuban.com.
Sejumlah pengendara mobil yang melintas juga harus mengurangi kecepatan saat melintasi. Sementara pengendara sepeda motor terpaksa melawan arus pada sisi kanan jalan untuk menghindari genangan air, dan ini membahayakan pengendara lainnya dari arah berlawanan.
Terkait dengan hla ini, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Tuban, Sudarmadji membenarkan kalau memang jalan tersebut selalu digenangi air saat hujan deras. Hal tersebut disebabkan, elevasi (ketinggian suatu tempat terhadap daerah sekitarnya) di bagian utara lebih tinggi, jadi air tidak bisa lancar.
“Seperti di depan Dukcapil (Dinas Kependudukan dan catatan Sipil, red) itu harusnya bisa mengalir di belakangnya, namun karena belum dinormalisasi, jadi airnya berbalik arah, ” tambah Sudarmadji.
Pihaknya berjanji di tahun anggaran 2018, hal tersebut akan segera diatasi, dan pada tahun tersebut ia akan mencari konsultan untuk memaksimal drainase yang ada. (Dur)
