kabartuban.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, pastikan akan membangun ulang Jembatan yang ambrol di Desa Kumpulrejo, Kecamatan Bangilan. Yang mana keberadaan jembatan tersebut sangat penting, dikarenakan menghubungkan Kecamatan setempat dengan dua Kecamatan lainya yakni Kerek dan Tambakboyo.
Wakil Bupati Tuban, Ir. H. Noor Nahar Hussein,M.Si saat dikonfirmasi kabartuban.com usai mengikuti kegiatan di Gedung DPRD Tuban mengatakan, pengerjaan jembatan rusak itu akan dilakukan pada tahun 2018 mendatang karena belum memungkinkan dilakukan dalam tahun ini dengan anggaran kurang lebih Rp2 hingga Rp3 miliar.
“Tapi tidak bisa sekarang, karena anggaran cukup besar,” kata Wabup (20/2/2017).
Dijelaskan, penanganan jembatan itu dipastika tidak dengan perbaikan namun akan dibangun ulang, dengan pertimbangan kontruksi jembatan yang sudah cukup tua. Rencananya panjang jembatan yang semula 12 meter, juga akan dibuat menjadi 20 meter dengan penambahan di ujung masing-masing 4 meter.
“Pondasi pada ujung jembatan yang rapuh perlu dibuat lebih panjang, agar kaki jembatan bisa berpijak di tanah yang lebih kuat, masing-masing ujung akan ditambahkan 4 meter setelah dibicarakan dengan Dinas Pekerjaan Umum,” jelas Wakil Bupati.
Sementara itu, kerusakan lain akibat bencana banjir yang disebapkan hujan deras pekan lalu di Kecamatan Tambakboyo, yakni bendungan Sungai di Pulogede yang rusak dibagian pinggirnya dan dinding waduk di Kecamatan Banjar akan diperbaiki tahun ini dengan anggaran kurang dari Rp1 miliar.
“Yang di Tambakboyo sama Bancar bisa ditangani dalam tahun ini, karena anggaranya tidak terlalu besar,” pungkas Wabup. (Luk)
