Pemuda Desa Didorong Jadi Garda Depan Lawan Hoaks, Karang Taruna Dibekali Etika Bermedia Sosial

kabartuban.com – Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, generasi muda desa dinilai memiliki peran penting untuk memastikan informasi yang beredar tidak sekadar cepat, tetapi juga benar dan bertanggung jawab.

Semangat itulah yang dibawa dalam program Kelas Bareng Karang Taruna yang digelar PT Pertamina Patra Niaga Project Early Work (EW) GRR Tuban berkolaborasi dengan PRPP. Program tersebut menyasar para pengurus dan anggota karang taruna di desa-desa sekitar area Proyek GRR Tuban.

Melalui kegiatan ini, generasi muda tidak hanya diajak memahami etika bermedia sosial, tetapi juga dibekali kemampuan membuat konten yang efektif dan positif. Harapannya, media sosial dapat dimanfaatkan sebagai ruang untuk mengangkat potensi desa sekaligus menangkal penyebaran hoaks dan informasi negatif.

Tokoh pemuda Desa Beji, Fatkhul Niam (32), mengapresiasi pelaksanaan Kelas Bareng Karang Taruna yang digelar di desanya pada Rabu (23/7/2026).

Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengetahuan baru yang dibutuhkan karang taruna, mulai dari tertib administrasi organisasi hingga cara menggunakan media sosial secara bijak.

“Acara ini sangat bermanfaat. Kami di Karang Taruna membutuhkan pengetahuan tambahan, di antaranya mengenai tertib administrasi dan cara bermedia sosial. Semoga kegiatan ini bisa berlanjut dengan praktik-praktik yang baik, sehingga teman-teman karang taruna dapat mengabarkan sisi positif, kabar baik, dan informasi yang baik dari Desa Beji melalui konten yang kreatif,” kata Niam.

Ia berharap, pemuda desa tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu mengambil peran sebagai pembuat konten yang menyebarkan informasi positif mengenai lingkungan dan potensi desanya.

Harapan serupa disampaikan Wildan (25), pengurus Karang Taruna Satya Muda Karya Desa Mentoso. Ia berharap kegiatan serupa dapat digelar secara rutin dengan menghadirkan lebih banyak tema pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan generasi muda di desa.

Sementara itu, Pjs. Sr. Project Manager EW GRR Tuban, Febrian Dwi Prastyo, menilai generasi muda memiliki posisi strategis dalam menghadapi derasnya arus informasi di era digital.

Dengan kemampuan adaptasi teknologi yang relatif lebih baik, pemuda diharapkan tidak hanya menjadi pengguna media sosial, tetapi juga mampu menjadi bagian dari solusi untuk mengurangi penyebaran informasi yang menyesatkan.

“Penyebaran informasi yang masif saat ini memerlukan kedewasaan dari masyarakat untuk menyikapinya. Karang Taruna sebagai ujung tombak kegiatan generasi muda yang melek teknologi dan informasi di desa harus mengambil langkah proaktif untuk turut serta dalam mengurangi penyebaran informasi negatif,” ujar Febrian.

Menurut dia, kemampuan bermedia sosial secara bijak menjadi semakin penting di tengah kemudahan masyarakat dalam memproduksi dan menyebarkan informasi. Karena itu, generasi muda di sekitar Proyek GRR Tuban diharapkan dapat menjadi penggerak dalam menghadirkan konten yang edukatif, kreatif, dan bertanggung jawab.

“Harapannya, program ini dapat mendorong generasi muda, khususnya yang berasal dari area sekitar Proyek GRR Tuban, untuk mempromosikan informasi yang bertanggung jawab di tengah maraknya disinformasi dan penyebaran berita negatif di masyarakat,” imbuhnya.

Program Kelas Bareng Karang Taruna 2026 diikuti sekitar 160 pengurus dan anggota karang taruna dari desa-desa di sekitar area Proyek GRR Tuban. Kegiatan tersebut digelar di enam desa, yakni Beji, Mentoso, Wadung, Sumurgeneng, Rawasan, dan Kaliuntu, sepanjang Juni hingga Juli 2026.

Selain mendapatkan edukasi mengenai etika dan cara bijak bermedia sosial, peserta juga dibekali pelatihan membuat konten media sosial yang efektif serta pengenalan pengelolaan dokumen dan arsip organisasi.

Program tersebut menjadi bagian dari komitmen Proyek EW GRR Tuban dan PRPP dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh. (fah)

Banner

Berita Terbaru

Artikel Lainnya