Hujan Tak Kunjung Turun, Petani Tunda Tanam

kabartuban.com – Meski telah memasuki musim tanam, ratusan lahan pertanian tidak kunjung digarap oleh para petani Desa Karanglo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, meski pengolahan lahan untuk musim tanam kali ini telah dilakukan sejak bulan Sebtember lalu.

Hal tersebut dilakukan bukan tanpa alasan, lantaran curah hujan yang dirasa masih kurang untuk mengairi area lahan perkebunan yang baru sekali disiram hujan, padahal hampir seluruh lahan di desa tersebut adalah tadah hujan.

“Kami belum berani menanam jagung yang biasa kita tanam, karena kurangnya air, hujannya baru sekali, itu belum cukup untuk membasahi ladang,” ungkap Kuni (63), seorang petani asal Desa Karanglo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban. yang ditemui di ladangnya. Jum’at (4/12/15)

Meski lahannya sudah disiapkan untuk masa tanam, pada musim ini, Kuni dan sejumlah petani lain belum berani melakukan tanam, bahkan lahan miliknya yang seluas sepertiga hektar tersebut masih terlihat kosong. Namun segala proses pegolahan lahan telah dilakukan, agar jika sewaktu-waktu hujan turun tinggal menanami jagung.

“Tinggal tunggu hujan saja, dan jika nanti sewaktu-waktu hujan siap untuk tanam, karena segala proses sudah dilakukan mulai dari bajak sawah, pembersihan lahan, bahkan lubang untuk tanam jagungpun sudah disiapkan,” terangnya.

Tidak hanya para petani Kecamatan Kerek, sejumlah petani asal Desa Pongpongan Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban. Juga belum berani melakukan tanam, karena dirasa curah hujan masih belum cukup, dan tampak terlihat lahan milik para petani desa tersebut sampai hari ini juga belum ditanami jagung, para petani takut jika hujan belum cukup buru-buru tanam, tanaman jagung yang masih kecil akan kering kekurangan air.

“Seharusnya hujan sudah sering turun mas, kalau melihat bulannya, namun karena curah hujan yang sangat rendah kami belum berani tanam, takut nanti malah kering akibat kekurangan air,” kata salah seorang petani asal Desa Pongpongan Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban, yang sibuk mencangkul di lahan miliknya tersebut.

Sementara itu, sebagian kecil lahan pertanian di Kecamatan Montong, sudah ditanami jagung oleh pemiliknya, namun jagung yang baru berumur beberapa hari terlihat layu bahkan mengering karena kekurangan air. (pul/im)

Populer Minggu Ini

Ojol Tewas Diduga Akibat Gundukan Aspal Proyek SR, Warga Soroti Minimnya Pengamanan

kabartuban.com - Proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Jalan...

Masuk Mei, Proyek APBD Tuban Masih Nol, DPRD: Ini Keterlaluan

kabartuban.com - Memasuki pertengahan Mei 2026, proyek fisik yang...

Warga Binaan Ikut Turun Tangan Bedah Rumah, Bukti Lapas Tuban Tak Sekadar Tempat Menjalani Hukuman

kabartuban.com - Suara palu dan adukan semen terdengar di...

Goa Akbar Terpuruk di Tengah Tren Wisata Tuban, Pasar Tradisional Disebut Jadi Biang Sepi Pengunjung

kabartuban.com - Di saat Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor...

SH Terate Tuban Beri Perlindungan BPJS bagi Calon Warga dan Pengurus

kabartuban.com - Sebanyak 1.106 calon warga Persaudaraan Setia Hati...

Artikel Terkait