HUT RI Jadi Pintu Masuk UMKM Binaan SBI Tuban Menembus Jejaring Bisnis

kabartuban.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjuangan bangsa. Bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dampingan Solusi Bangun Indonesia (SBI) Pabrik Tuban, perayaan tersebut justru menjadi pintu untuk membuka jaringan bisnis yang lebih luas.

Kesempatan itu hadir dalam kegiatan yang digelar di Rumah Kreatif Tuwuh Mendhiri, Tuban, Rabu (26/8/2026). Sejumlah kelompok masyarakat dampingan SBI Pabrik Tuban dipertemukan secara langsung dengan mitra bisnis perusahaan, di antaranya BPJS Ketenagakerjaan dan BNI 46 Tuban.

Bukan sekadar berkumpul dan merayakan kemerdekaan, kegiatan tersebut dikemas menjadi ruang pertemuan antara pelaku UMKM, penghasil komoditas lokal, karyawan, warga, hingga mitra bisnis perusahaan.

Produk-produk lokal yang selama ini dikembangkan kelompok masyarakat dampingan pun mendapat kesempatan untuk diperkenalkan secara langsung. Dari sinilah peluang baru dibuka, mulai dari membangun relasi hingga menjajaki potensi kerja sama.

General Affair & Community Relations Manager Pabrik Tuban, M. Yunani Rizzal, mengatakan pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan agar program pemberdayaan masyarakat tidak berhenti pada pemberian pendampingan.

“Melalui sinergi ini, kami berharap kelompok dampingan dapat memperluas jaringan mereka. Di sisi lain, para mitra bisnis juga dapat melihat secara langsung perkembangan dan dampak positif dari program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan perusahaan,” ujar M. Yunani Rizzal.

Menurutnya, akses terhadap jejaring bisnis menjadi salah satu bagian penting dalam mendorong kelompok masyarakat dampingan agar semakin mandiri. Dengan bertemu langsung dengan berbagai pihak dalam ekosistem bisnis, pelaku usaha memiliki ruang untuk memperkenalkan produk sekaligus membuka peluang kolaborasi.

Suasana kegiatan pun dibuat lebih cair. Selain bazar produk lokal dan UMKM dampingan Pabrik Tuban, kegiatan diisi dengan berbagai perlombaan tradisional yang melibatkan karyawan Pabrik Tuban, mitra bisnis, dan masyarakat.

Namun, salah satu bagian yang menjadi perhatian adalah sesi networking. Dalam sesi ini, pelaku UMKM dan kelompok masyarakat dampingan dapat berinteraksi langsung dengan perwakilan mitra bisnis.

Pertemuan tersebut membuka ruang komunikasi yang sebelumnya mungkin tidak mudah dijangkau oleh pelaku usaha kecil. Mereka tidak hanya diperkenalkan sebagai penerima manfaat program, tetapi juga ditempatkan sebagai pelaku ekonomi yang memiliki produk, potensi, dan peluang untuk dikembangkan.

Bagi SBI Pabrik Tuban, langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk mendorong pemberdayaan masyarakat yang memiliki dampak berkelanjutan. Kolaborasi dengan berbagai pihak diharapkan mampu membantu kelompok dampingan naik kelas, memperluas pasar, dan membangun kemandirian ekonomi.

Semangat kemerdekaan pun tidak berhenti pada perayaan. Di Rumah Kreatif Tuwuh Mendhiri, semangat tersebut diterjemahkan dalam bentuk yang lebih konkret: mempertemukan potensi lokal dengan jejaring bisnis, sehingga masyarakat memiliki lebih banyak ruang untuk tumbuh dan menentukan masa depan ekonominya sendiri. (fah)

Banner

Berita Terbaru

Artikel Lainnya