Isu Babi Ngepet Gegerkan Pedagang Pasar Tuban

391
isubabi
kerumunan warga saat membincangkan isu babi ngepet

kabartuban.com – Isu babi jadi-jadian alias “Babi Ngepet” menghantui pedagang pasar baru Kabupaten Tuban. Sejumlah pedagang mengeluh karena setiap hari uangnya sering hilang, selasa malam (01/07/2014).

Ika, salah seorang pedagang daging mengaku bahwa uanganya sering hilang mulai 100.000 sampai 200.000 ribu. “Tiap hari duitku hilang antara 100.000 sampai 200.000 ribu,” cerita Ika kepada sejumlah pedagang yang lain.

Hal senada juga diungkapkan mas Dodok, pedagang meracang. Dirinya mengaku bahwa uangnya sering hilang antara 500.000 sampai 900.000 ribu. “Duitkua malah lebih banyak, masa tiap hari harus kehilangan 500.000 bahkan sampai 900.000,” keluhnya.

Peristiwa itu sempat membuat kaget Narti  pedagang Degan, ia  sempat memergoki babi ngepet dan bunyi krimpyin- krimpying. Namun, kejadian itu tidak membuatnya banyak cerita karena takut  “aku sempat ngerti, mlaku unine krimpying-krimpying, saat memergoki sontak bulu kuduku merinding,” cerita Narti kepada sujumlah pedagang.

Melihat teror babi ngepet itu, para pedang mulai hati-hati menyimpan uang hasil dagangannya. Ia berharap agar babi ngepet tersebut tertangkap. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan pasti dari berbagai pihak untuk menyikapi isu Babi Ngepet tersebut. (Saf)