Mengenal Tradisi Gunungan Warga Tasikmadu

kabartuban.com – Warga Desa Tasikmadu, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, menggelar acara tradisi Gunungan atau Sedekah Bumi sebagai bentuk rasa syukur atas melimpahnya hasil panen para petani. Kegiatan ini diwarnai dengan kirab hasil tani yang menjadi bagian dari tradisi tahunan masyarakat Desa Tasikmadu pada Sabtu (14/08/2024).

Tradisi Gunungan ini telah berjalan selama dua tahun dan menjadi wujud penghormatan serta rasa syukur para petani atas hasil panen yang melimpah. Acara diawali dengan kirab hasil tani, diikuti oleh hiburan, doa bersama, serta tumpengan yang dipimpin oleh tokoh adat dan masyarakat setempat. Selain menjadi ungkapan syukur, kegiatan ini juga berfungsi sebagai ajang silaturahmi antar warga, mempererat persatuan dan kekeluargaan di desa.

“Acara ini sudah berlangsung selama dua tahun, sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen yang melimpah dengan doa bersama, tasyakuran, dan kirab hasil tani,” ujar Kepala Desa Tasikmadu, Surmuji.

Sebagian besar warga Desa Tasikmadu bekerja sebagai petani di lahan sawah, tegal, dan perkebunan. Surmuji berharap kegiatan ini dapat memotivasi masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian desa.

Tradisi Gunungan merupakan perkembangan dari Barikan, yang sebelumnya dilaksanakan di tengah sawah dengan doa-doa tradisional Jawa. Inovasi dari masyarakat dan kepala desa telah menambah unsur baru dalam tradisi ini, seperti kirab hasil tani dan kegiatan makan bersama. Pada tahun ini, lima gunungan berisi hasil bumi, seperti sayuran dan buah-buahan, dikumpulkan dari para petani, pemdes, dan pemuda desa.

Selain kirab, acara turut dimeriahkan dengan penampilan Barongsai dari kelompok seni Putra Ronggolawe Tuban. Rangkaian kegiatan akan dilanjutkan pada Minggu 15 September 2024 dengan festival layang-layang tradisional dan layang-layang naga se-Jawa Timur.

Surmuji berharap acara ini dapat menjadi barometer kemajuan Desa Tasikmadu serta mempererat persaudaraan di antara warga.

“Semoga acara ini menjadi tanda kemajuan desa dan hasil panen masyarakat selalu melimpah di masa depan,” pungkasnya. (zam/zum)

Populer Minggu Ini

Kiai Idris Djamaluddin, Membangun Misi Dakwah dan Keberlangsungan Tradisi Keilmuan Pesantren di Masyarakat

Lamongan - Perjuangan Ulama di Jawa Timur untuk mengejawantahkan...

Air Mata AMT Tuban Pecah, Aksi Mogok Berujung Buntu, Dua Rekan Tetap Dipecat

kabartuban.com - Harapan ratusan Awak Mobil Tangki (AMT) di...

235 Desa di Tuban Masih ‘Gigit Jari’, Dana Desa Belum Cair Hingga April

kabartuban.com - Penyaluran Dana Desa (DD) di Kabupaten Tuban...

Ketegangan Memuncak di TBBM Tuban, AMT Tantang Tekanan PHK Massal

kabartuban.com - Ketegangan antara ratusan Awak Mobil Tangki (AMT)...

AMT Mogok Total, Distribusi BBM Tuban Kolaps dalam Hitungan Jam

kabartuban.com - Roda distribusi bahan bakar minyak (BBM) di...

Artikel Terkait