kabartuban.com – Sebanyak 7 santri dari Pondok Pesantren Langitan dikabarkan tenggelam di sungai bengawan solo, sekira pukul 09.00 WIB, tepatnya di Dusun Tambahan, Desa Banaran, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan. Tenggelamnya perahu tersebut diduga karena terlalu banyak muatan.
Dari data yang dihimpun kabartuban.com, perahu yang ditumpangi sebanyak 25 santri tersebut hendak pergi ke pasar Babat, namun saat ditengah aliran sungai bengawan solo, perahu tersebut terbalik lantaran terlalu berat bagian depan.
Diketahui, penambang perahu bernama Markat (61) Warga Ngadirejo, Kecamatan Widang, Tuban masih diamankan ke Polsek Babat, Lamongan.
Hingga saat ini, 18 santri tersebut berhasil di selamatkan lantaran bisa berenang, dan saat ini para korban yang masih selamat dikumpulkan di Polsek Babat, Kabupaten Lamongan.
Sementara itu, Plt Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah menyatakan, pihaknya saat ini telah melakukan assessment di Tempat Kejadian Bencana (TKB).
“Saat ini kami berkoordinasi dengan Forpimcam Babat, BPBD Lamongan, dan para warga sekitar,” ungkapnya kepada kabartuban.com, Jum’at (7/10/2016).
Joko menambahkan, saat ini pihaknya masih dalam kaji cepat dan memaksimalkan pencarian bersama petugas gabungan, baik dari Kabupaten Tuban maupun Kabupaten Lamongan.
Berikut adalah nama-nama santri Ponpes Langitan korban perahu tenggelam di Bengawan Solo.
1. M Sholihul Widad, (13)
2.M Mu’zi Al Athiq, (18)
3.Ahmad Iqbaln (18)
4.A Nu’man Al Murtadlo (14)
5.A Ali Sibro Mulisi (12)
6.Ahmad Umar (12)
7.Khabib Abdur Rozaq (13)
8.Syamsud Dhuha (23)
9.M Imam Buchori (18)
10.Abu Bakar (20)
11.A RafiqiYusuf (20)
12.Abdurrohman (18)
13.M Khoirul Anam (20)
14.M Murtadlo (19)
15.Tondi Marpaung (14)
16.Faisal Tanjung (17)
17.Awaludin (15)
18.Ilzam Fathoni Tahfid (19)
Sedangkan untuk tujuh korban yang masih belum ditemukan adalah:
1. M Muhsin (18) dari Surabaya
2. Afik Badil (18) dari Brebes Jateng
3. Mabrur (19) dari Kedungadem Bojonegoro
4. Khabib Rizki (15) dari Medan
5. Abdullah Umar (15) dari Manyar Gresik
6. M Barikli Amri (12) dari Manyar Gresik
7. Muhammad Lujainid Dani (13) dari Gresik
