Perbandingan Harga Sembako di Pasar dan Ritel Modern Tuban

kabartuban.com – Harga sejumlah bahan pokok menjadi perhatian masyarakat di tengah kebutuhan belanja harian yang terus berjalan. Pantauan harga di pasar tradisional, hingga ritel modern menunjukkan adanya perbedaan harga pada sejumlah komoditas, terutama beras, gula, telur, dan minyak goreng.

Berdasarkan pantauan pada Selasa (15/9/2026), harga beras yang ditemukan di Indomaret berada di kisaran Rp14.900 per kilogram. Sementara itu, harga beras di Alfamart mencapai Rp16.700 per kilogram dan di pasar Rp16.000 per kilogram.

Harga tersebut kemudian dibandingkan dengan data harga rata-rata Bahan Pokok dan Penting (Bapokting) Jawa Timur. Pada 15 September 2026, harga beras premium di Jawa Timur tercatat Rp14.800 per kilogram.

Dengan demikian, harga beras di Indomaret hanya terpaut Rp100 dari rata-rata Jawa Timur. Sementara harga di pasar lebih tinggi sekitar Rp1.200 dan harga di Alfamart lebih tinggi Rp1.900 dari harga acuan tersebut.

Tak hanya beras, sejumlah kebutuhan dapur lainnya juga ditemukan dengan harga yang cukup beragam. Tepung beras berada di kisaran Rp8.500, telur sekitar Rp23.500, gula Rp17.000, sedangkan minyak goreng sekitar Rp19.000.

Harga gula tersebut relatif berdekatan dengan rata-rata Jawa Timur yang tercatat Rp16.970 per kilogram. Sementara harga minyak goreng Rp19.000 juga sama dengan harga rata-rata minyak goreng kemasan sederhana di Jawa Timur.

Perbedaan harga paling terlihat pada minyak goreng berdasarkan jenisnya. Data Jawa Timur mencatat harga minyak goreng curah rata-rata Rp20.000 per kilogram, minyak goreng kemasan premium Rp22.886 per liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp19.000 per liter, dan MINYAKITA Rp15.700 per liter.

Perbedaan harga antara satu tempat dengan tempat lainnya turut menjadi pertimbangan masyarakat ketika berbelanja kebutuhan sehari-hari.

“Kalau harga memang ada perubahan, tapi pembeli biasanya tetap mencari yang sesuai dengan kebutuhan dan uang yang dibawa. Kalau selisihnya sedikit, biasanya ya tetap beli seperti biasa nggak dikurangi,” ujar Yani, pedagang pasar Tuban.

Sementara itu, dari sisi konsumen, perbedaan harga beberapa ratus hingga ribuan rupiah dapat menjadi pertimbangan ketika membeli dalam jumlah banyak.

“Saya biasanya lihat harga dulu, membandingkan. Kalau selisihnya lumayan, tentu pilih yang lebih murah, apalagi kalau belanjanya banyak,” ujar Anik.

Harga bahan pokok di Jawa Timur sendiri masih mengalami pergerakan. Data Siskaperbapo mencatat harga sejumlah komoditas seperti beras, gula, minyak goreng, dan telur mengalami perubahan dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi tersebut membuat masyarakat perlu memperhatikan harga sebelum berbelanja, sekaligus membandingkan harga antara pasar tradisional dan ritel modern.

Dari pantauan sederhana, beras menjadi salah satu komoditas yang menunjukkan perbedaan cukup jelas. Harga Rp14.900 per kilogram di Indomaret menjadi yang paling dekat dengan rata-rata harga beras premium Jawa Timur sebesar Rp14.800, sedangkan harga di Alfamart dan toko berada di atas angka tersebut.

Meski demikian, perbandingan harga tidak selalu menunjukkan bahwa pasar tradisional atau supermarket secara keseluruhan lebih murah. Harga dapat berbeda berdasarkan merek, kualitas, ukuran kemasan, lokasi, serta jenis produk yang dijual.

Bagi masyarakat, membandingkan harga sebelum membeli menjadi salah satu cara untuk menyesuaikan kebutuhan belanja dengan anggaran rumah tangga. (meylia)

Banner

Berita Terbaru

Artikel Lainnya