kabartuban.com – Kepedulian terhadap kelompok rentan kembali ditunjukkan jajaran kepolisian. Kapolres Tuban, AKBP Alaiddin, turun langsung menyambangi warga penyandang disabilitas di Kecamatan Singgahan, Rabu (15/04/2026), dengan membawa solusi nyata, bukan sekadar kunjungan.
Salah satu yang dikunjungi adalah Sriyono (33), warga Dusun Pandean, Desa Mulyorejo, yang sejak kecil menderita polio. Kondisi tersebut membuat mobilitasnya terbatas dan berdampak pada aktivitas sehari-hari, termasuk dalam memenuhi kebutuhan ekonomi.
Dalam kunjungan itu, Kapolres tidak hanya memberikan bantuan sosial, tetapi juga menghadirkan peluang kemandirian. Sriyono menerima bantuan berupa kios kontainer lengkap dengan aneka jajanan untuk memulai usaha kecil di rumahnya.
“Harapannya ini bisa menjadi awal untuk meningkatkan kemandirian ekonomi. Kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar AKBP Alaiddin.
Bantuan tersebut disambut haru oleh keluarga. Yanti, kakak Sriyono, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan. Menurutnya, bantuan itu sangat berarti dan bisa membantu keberlangsungan hidup keluarga mereka.
Tak hanya fokus pada aspek ekonomi, perhatian Kapolres juga menyentuh kebutuhan sosial dan kesehatan keluarga. Mendengar cerita Yanti tentang pengalaman tersesat saat mengantar Sriyono ke sanggar disabilitas di Desa Bejagung, Kapolres langsung menginstruksikan Kapolsek Singgahan untuk membantu transportasi rutin.
“tolonh dibantu pengantaran seminggu sekali agar bisa tetap mengikuti kegiatan di sanggar,” tegasnya.
Selain itu, perhatian juga diberikan kepada ibunda Sriyono, Siti Kartini (79), yang tengah menderita diabetes. Kapolres memerintahkan jajaran Dokkes Polres untuk memberikan akses pengobatan bagi yang bersangkutan.
Langkah ini menjadi gambaran bahwa peran kepolisian tak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai pengayom yang mampu menjawab persoalan sosial masyarakat secara langsung. (fah)
