PT SI Kembali “Minta Tumbal” 1 Pekerja Tewas Saat Berkerja

839

timthumb (1)kabartuban.com – Untuk yang kesekian kalinya, kecelakaan kerja kembali terjadi di area PT Semen Indonesia, Tbk, (PT SI) di area tambang milik perusahaan plat merah tersebut, (20/9). Informasi dari beberapa sumber korban Viky Baktia Hermawan (21), warga Desa Sambonggede Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban mekanik dalah pekerja yang menangani alat berat bor Quori atau alat penambangan untuk batu kapur.

Dari informasi yang dapat digali pada sejumlah karyawan yang bekerj di PT SI, Kecelakaan bermula, ketika korban bermaksud membenahi alat tersebut. Akan tapi naas, ketika posisi dia berada dibelakang alat saat melakukan perbaikan. Tiba-tiba saja alat tersebut tergelincir dan menggilas tubuhnya.

Saat ini, petugas kepolisian masih melakukan pendalaman atas kasus kecelakaan yang terjadi di area tambang batu kapur di Dusun Ngetuk Desa Karanglo Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban milik PT SI. “Kita masih melakukan pendalaman,” kata Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Wahyu Hidayat.

Dari penyidikan awal yang dilakukan petugas, dia mengatakan kalau saat itu korban sedang melakukan perbaikan alat berat yang dilakukan untuk pengeboran batu kapur. “Korban saat mengganti oli dari alat berat tersebut,” jelas Wahyu.

Dari sini nasib tragis menimpa korban, tanpa dia sadari ada satu truck yang diketahui terparkir disalah satu tanjakan lokasi tambang. Truck tersebut kemudian tergelincir dan mengarah ke arah berat yang sedang diperbaiki korban. Menyebabkan korban yang tidak sempat menghindar, terjepit diantara alat berat dan truck mekanik tersebut. “Posisi korban terjepit diantara alat berat dan truck untuk mekanik,” tambah Wahyu Hidayat.

Sebelumnya, truck mekanik yang awalnya dikemudikan seseorang bernama Salahuddin tersebut, telah diparkir disalah satu tanjakan yang ada di area tambang. Kepada petugas, pengemudi mengaku telah mengganjal ban truck dengan batu sebelum diparkir. “Kita masih melakukan penyidikan, apakah ada unsur kelalaian saat memarkir truck tersebut di area tambang,” tandasnya.

Dari data yang dapat dihimpun korban merupakan pekerja dari PT Gading Mas, sub kontraktor dari United Tractor Semen Gresik, yang merupakan anak perusahaan dari PT SI.

Terkait dengan hal itu semua, pihak PT SI mengklaim sudah memenuhi standart keamanan kerja, Hal ini seperti diungkapkan Kabag Humas PT SI, Harry Soebagyo ketika dikonfirmasi mengenai kecelakaan yang menyebabkan satu pekerja tewas di lokasi tambang batu kapur Dusun Ngetuk Desa Karanglo Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban.

“Standart kemanan kerja sudah terpenuhi, termasuk kewajiban pekerja untuk mengenakan beberapa perlengkapan keamanan,” kata Harry.

Harry juga membenarkan, kalau pekerja yang meninggal adalah pekerja outsourcing yang bekerja di United Tractor Semen Gresik (UTSG), yaitu anak perusahaan yang melakukan penyediaan bahan batu kapur. “(pekerja) outsourcing di UTSG, mas,” terang Harry.

Sedangkan saat kejar terkait dengan penyebab dan santunan yang akan diberikan perusahaan. Harry mengatakan pihaknya masih melakukan beberapa korrdinasi. Termasuk dengan PT UTSG, yaitu tempat dimana korban bekerja.“Kita masih lakukan korrdinasi dengan teman-teman, termasuk dengan UTSG,” Pungkas Harry Subagyo. (kh)