kabartuban.com – Proyek pelebaran jalan provinsi di Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, kembali menjadi sorotan. Minimnya pengamanan di lokasi pekerjaan menyebabkan sebuah truk bermuatan jagung terperosok ke dalam galian proyek, Rabu pagi (11/2/2026).
Peristiwa terjadi di depan SMAN 1 Rengel. Berdasarkan keterangan warga, truk tersebut awalnya melaju normal dan berpapasan dengan kendaraan lain. Namun, saat mencoba mengambil posisi, kendaraan berat itu masuk ke sisi jalan yang ternyata merupakan lubang galian proyek tanpa pembatas maupun penanda.
“Truknya tiba-tiba terperosok ke lubang. Muatan jagung sampai berhamburan. Sopirnya selamat,” ujar Setyo, salah satu pengguna jalan yang melintas di lokasi kejadian.
Kasat lantas Polres Tuban AKP Hariyazie Syakhranie melalui Kanit Turjagwali Satlantas Polres Tuban, IPDA Rizky Dwi Prasetya, menegaskan bahwa pihak kontraktor seharusnya mengutamakan keselamatan pengguna jalan. Menurutnya, setiap proyek di badan jalan wajib dilengkapi rambu peringatan, garis pembatas, serta penerangan yang memadai, terutama pada malam hari.
“Harus ada line penanda dan lampu penerangan untuk mencegah kecelakaan. Keselamatan pengguna jalan itu prioritas,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan, hingga saat ini pihak kontraktor belum melakukan koordinasi dengan kepolisian terkait pengaturan lalu lintas selama proyek berlangsung.
Polisi mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur tersebut, terutama di sekitar titik-titik pekerjaan proyek yang belum dilengkapi pengaman memadai. (fah)
